OSI (Open Systems Interconnection) adalah model jaringan 7-lapisan yang ditentukan oleh norma ISO (International Organization for Standardization) dan digunakan secara luas di seluruh dunia. Konsep model tujuh lapis disediakan oleh karya Charles Bachman, Honeywell information Services. Berbagai aspek desain OSI berkembang dari pengalaman dengan jaringan ARPANET, NPLNET, EIN dan CYCLADES dan pekerjaan di IFIP WG6.1.
| Unit data | Lapisan | Fungsi |
| Data | Aplikasi | Proses jaringan ke aplikasi |
| Presentasi | Enkripsi, dekripsi, dan konversi data |
| Sesi | Mengelola sesi antar aplikasi |
| Segmen | Transportasi | Koneksi dan keandalan dari ujung ke ujung |
| Paket (datagram) | Jaringan | Penentuan jalur dan pengalamatan logis |
| Bingkai | Tautan data | Pengalamatan fisik |
| Bit | Fisik | Transmisi sinyal dan biner |
Lapisan 1
Lapisan fisik mendefinisikan spesifikasi listrik dan fisik untuk perangkat. Lapisan ini juga menentukan transmisi modulasi dan baseband.
Baseband
Baseband adalah data digital dalam bentuk mentah (1001 1101 1010 0011). Hal ini memungkinkan transmisi yang sangat cepat dan andal dalam jarak pendek; namun, media cenderung membuat bit-bit saling mengganggu satu sama lain, jangkauan transmisi baseband sangat terbatas. Ini menjadi lebih buruk dengan meningkatnya kecepatan. Teknologi baseband sering digunakan pada LAN.
- Kabel UTP - maks 100 m pada kecepatan 100 Mbit/s tanpa repeater
- Serat optik - maks 1 km pada kecepatan 100 Mbit/s tanpa repeater
Teknologi yang khas: Ethernet
Transmisi termodulasi
Dalam telekomunikasi, modulasi adalah proses penyampaian sinyal pesan, misalnya aliran bit digital atau sinyal audio analog, di dalam sinyal lain yang dapat ditransmisikan secara fisik. Perangkat yang menyediakan modulasi sinyal baseband disebut modulator, dan perangkat yang menyediakan demodulasi sinyal termodulasi kembali ke baseband disebut demodulator. Saat ini, modulator dan demodulator diintegrasikan ke dalam satu perangkat yang disebut Modem (modulator-demodulator). Sering digunakan pada WAN, WLAN, WWAN.
Teknologi yang khas: WI-FI, ADSL, koneksi TV kabel (CATV)
Lapisan 2
Lapisan data link menyediakan sarana fungsional dan prosedural untuk mentransfer data antara entitas jaringan dan untuk mendeteksi dan mungkin mengoreksi kesalahan yang mungkin terjadi pada lapisan fisik.
Lapisan 3
Lapisan jaringan menyediakan sarana fungsional dan prosedural untuk mentransfer urutan data panjang variabel dari host sumber pada satu jaringan ke host tujuan pada jaringan yang berbeda menggunakan alamat IP.
Alamat IP
Alamat Protokol Internet (IP address) adalah label numerik yang diberikan ke setiap perangkat (misalnya, komputer, printer) yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang menggunakan Protokol Internet untuk komunikasi. Saat ini ada dua versi protokol yang digunakan - IPv4 dan IPv6.
- IPv4 menggunakan pengalamatan 32-bit yang membatasi ruang alamat hingga 4294967296 (232 ) kemungkinan alamat unik.
Contoh: IP-192.168.0.1 mask-255.255.255.0 berarti bahwa alamat jaringan adalah 192.168.0.0 dan alamat perangkat adalah 192.168.0.1
- IPv6 menggunakan pengalamatan 128-bit yang membatasi ruang alamat hingga 2128 kemungkinan alamat. Hal ini dianggap cukup untuk masa mendatang. Dukungan penuh IPv6 masih dalam tahap implementasi.
Lapisan 4
Lapisan transport menyediakan transfer data yang transparan antara pengguna akhir, menyediakan layanan transfer data yang andal ke lapisan atas. Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP) dari Internet Protocol Suite biasanya dikategorikan sebagai protokol layer-4 dalam OSI.
- TCP (protokol kontrol transmisi) menyediakan pengiriman aliran byte yang dapat diandalkan dan teratur dari suatu program di satu komputer ke program lain di komputer lain. TCP digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang sangat membutuhkan transfer yang dapat diandalkan (e-mail, WWW, transfer file (FTP), ...)
- UDP (protokol datagram pengguna) menggunakan model transmisi yang sederhana tanpa dialog jabat tangan implisit untuk menyediakan keandalan, pemesanan, atau integritas data. UDP digunakan dalam aplikasi di mana kita membutuhkan latensi yang lebih rendah daripada keandalan (streaming video, VOIP, game online,...)
Lapisan 5-7
Umumnya disatukan ke dalam satu lapisan dalam model jaringan yang disederhanakan, tujuan utamanya adalah untuk berinteraksi dengan aplikasi, mengenkripsi dan membuat koneksi khusus jika perlu.