Jembatan jaringan adalah perangkat yang menghubungkan dua bagian jaringan bersama-sama pada lapisan data link (lapisan 2 dari model OSI).

Bridge jaringan bekerja mirip dengan switch jaringan, tetapi trafik dikelola secara berbeda. Bridge hanya akan mengirim lalu lintas dari satu sisi ke sisi lain jika akan menuju ke tujuan di sisi lain. Ini berbeda dengan switch layer 1 yang mengirim semua trafik dari kedua sisi. Kadang-kadang bridge jaringan disebut switch layer 2.

Karena mereka perlu melihat isi lalu lintas yang masuk ke dalamnya, mereka jauh lebih rumit daripada hub atau repeater.

Apa bedanya dengan sakelar?

Sakelar Jaringan dan Jembatan keduanya adalah perangkat Layer 2. Mereka beroperasi pada Lapisan Data Link (Layer 2) dari Model Referensi OSI. Network Switch dan Bridges memiliki banyak kesamaan dan fungsi yang serupa. Tetapi Switch dianggap sebagai perangkat yang lebih unggul daripada bridge.

Berikut ini adalah perbedaan utama antara sakelar jaringan dan jembatan.

- Penerusan paket di Jembatan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak. Penerusan paket di Switch dilakukan dengan menggunakan ASIC (Application Specific Integrated Circuits).

- Sakelar mengoperasikan kecepatan yang relatif lebih tinggi daripada Bridges.

- Metode peralihan Bridge adalah simpan dan teruskan. Metode peralihan Switch dapat berupa store and forward, cut-through atau fragment-free.

- Biasanya Switch memiliki lebih banyak port daripada Bridge.

- Jembatan hanya dapat beroperasi dalam mode setengah dupleks, tetapi Switch dapat beroperasi baik dalam mode setengah dupleks atau dupleks penuh.

- Baik Bridge dan Switch memiliki satu domain tabrakan per port, tetapi switch memiliki satu domain siaran per VLAN.

- Switch mendukung komunikasi Jaringan Area Lokal (LAN) dupleks penuh.