Perang Saudara Spanyol (18 Juli 1936 - 1 April 1939) adalah perang di mana Jenderal Spanyol Francisco Franco dan pasukannya berhasil menguasai Spanyol. Banyak kelompok yang berbeda bekerja sama dengan Republik Spanyol (pemerintah saat itu) untuk menghentikannya, termasuk sosialis, komunis, anarkis, dan kelompok kiri lainnya. Pemerintah fasis Jerman dan Italia menyediakan pasukan dan pasokan untuk Franco, sementara komunis Uni Soviet menjual senjata kepada pasukan Republik. Banyak orang dari negara lain secara sukarela bertempur melawan Franco (terkadang melawan perintah negara mereka sendiri), termasuk orang-orang dari Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Belgia, Jerman, Italia, dan banyak negara lainnya. Kelompok-kelompok ini dikenal sebagai Brigade Internasional. Perang berakhir pada tanggal 1 April 1939 ketika pasukan Republik terakhir menyerah. Franco menjadi penguasa Spanyol sampai dia meninggal pada tahun 1975.
Setengah juta orang tewas dalam perang, dan banyak kekejaman yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Yang paling terkenal adalah pemboman Guernica. Pada tanggal 26 April 1937, Guernica dibom oleh Legiun Condor, yang didukung oleh rezim Nazi Hitler. Ini adalah pertama kalinya korban sipil dalam jumlah besar berjatuhan. Kehancuran tersebut mendapat liputan media yang luas dan menciptakan persepsi publik tentang keterlibatan Jerman yang bertahan hingga hari ini.


.png)
