Jalan Tangan Kiri adalah istilah yang digunakan dalam okultisme untuk satu jenis jalan spiritual. Ini adalah kebalikan dari Jalan Tangan Kanan, yang kebanyakan orang pikirkan ketika mereka memikirkan agama atau spiritualitas.
Penggunaan istilah ini dalam okultisme berasal dari istilah yang digunakan dalam Tantra Hindu, Vama marga dalam bahasa Sanskerta. Bentuk kuno tantra ini menggunakan pelanggaran aturan (tabu) sebagai bagian dari latihan. Aturan tentang diet dan seks dilanggar dengan sengaja. Misalnya, aturan untuk tidak makan daging dan minum alkohol mungkin dilanggar. Praktik semacam itu mungkin mengharuskan makan daging dan minum alkohol sambil berhubungan seks di kuburan atau tempat kremasi.
Orang-orang yang mengikuti Jalan Tangan Kiri di Barat tidak tertarik untuk meninggalkan kesenangan atau dunia untuk menjadi spiritual. Mereka tidak tertarik untuk menyembah Tuhan atau mengikuti aturan yang dibuat oleh orang lain. Mereka berusaha untuk mendapatkan kekuatan dan kebebasan dengan menerobos tabu, ketakutan, dan pembatasan.
Banyak orang mengaitkan istilah ini dengan Setanisme dan ilmu hitam, tetapi mereka tidak sama. Jalan Tangan Kiri kadang-kadang digambarkan sebagai amoral.