Perkecambahan terjadi ketika spora atau biji mulai tumbuh. Ini adalah istilah yang digunakan dalam botani. Ketika spora atau biji berkecambah, ia menghasilkan tunas atau bibit, atau (dalam kasus jamur) hifa. Biologi spora berbeda dari biji.

Spora berkecambah jika dan ketika kondisinya tepat. Umurnya sangat terbatas. Metode pembawa spora, yang merupakan tumbuhan rendah seperti lumut, pakis dan juga jamur, adalah menghasilkan spora dalam jumlah besar, yang hanya sebagian kecil yang berkecambah.

Biji mengandung embrio, simpanan makanan (endosperma), dan lapisan pelindung. Tumbuhan berbiji termasuk Gymnospermae (seperti tumbuhan runjung) dan Angiospermae (seperti tumbuhan berbunga). Biji bisa bertahan hidup lebih lama daripada spora, terkadang selama ratusan tahun. Strategi tumbuhan berbiji adalah menginvestasikan energi dan materi dalam substansi biji, dan mereka telah mengembangkan metode penyebaran yang lebih canggih daripada hanya angin. p98

Benih tidak berkecambah sampai kebutuhannya terpenuhi, dan kebutuhan ini berbeda dari satu spesies ke spesies lainnya.

1.      Periode dormansi harus berakhir. Dormansi diatur oleh perubahan di dalam benih. Tiap spesies memiliki periode dormansinya sendiri, dan tidak akan berkecambah sampai periode itu berakhir.

2.      Hibernasi mereka harus berakhir. Hibernasi berakhir ketika peristiwa di lingkungan memicu perkecambahan. Kadang-kadang ini hanya suhu dan air, kadang-kadang api, kadang-kadang benih harus melalui masa dingin yang panjang.

Persyaratan untuk buah sama seperti untuk biji. Buah hanyalah biji dengan satu atau lebih lapisan tambahan yang berasal dari bagian bunga.