Alegori

Alegori adalah istilah untuk kiasan. Ini adalah cerita atau gambar dengan makna yang tersembunyi. Tokoh-tokoh dalam alegori adalah simbol yang mewakili gagasan tertentu. Cerita ini memiliki makna kiasan, bukan hanya makna harfiah.

Alegori adalah contoh retorika, tetapi alegori tidak harus berupa cerita dalam bahasa. Alegori bisa berupa sesuatu yang bisa dilihat, seperti lukisan atau patung.

Alegori itu seperti metafora yang panjang. Orang harus menggunakan imajinasi mereka untuk memahami apa yang ingin dikatakannya. Fabel atau perumpamaan adalah alegori pendek dengan satu ide dasar (moral).

Kadang-kadang orang mengatakan bahwa cerita memiliki makna yang sebenarnya tidak dimaksudkan oleh penulisnya. Misalnya, banyak orang mengatakan bahwa The Lord of the Rings adalah sebuah alegori untuk Perang Dunia, tetapi, pada kenyataannya, cerita itu ditulis jauh sebelum pecahnya Perang Dunia II, dan J.R.R. Tolkien mengatakan bahwa itu bukan sebuah alegori. Dengan cara seperti ini, orang terkadang mengubah gagasan penulis. Kadang-kadang mereka melakukannya untuk alasan politik mereka sendiri.

Ouroboros, ular yang memakan ekornya sendiri, adalah simbol pembaharuan dan eksistensi yang abadi. Ini adalah gambar oleh Theodoros Pelecanos dalam salinan 1478 dari traktat alkimia yang hilang.Zoom
Ouroboros, ular yang memakan ekornya sendiri, adalah simbol pembaharuan dan eksistensi yang abadi. Ini adalah gambar oleh Theodoros Pelecanos dalam salinan 1478 dari traktat alkimia yang hilang.

Contoh

Alegori telah menjadi bentuk favorit dalam literatur hampir setiap bangsa. Alegori sering digunakan sebagai cara untuk mengkritik hal-hal atau orang-orang yang tidak mungkin dilakukan secara langsung.

Dalam sastra klasik, Plato dan Ovid menulis alegori. Dante Alighieri menulis alegori dalam The Divine Comedy. Pada Abad Pertengahan, Everyman adalah sebuah drama moralitas. The Pilgrim's Progress karya John Bunyan menceritakan kisah seorang pria yang mencoba menjalani kehidupan Kristen. Jonathan Swift menulis Gulliver's Travels, yang menceritakan tentang kebiasaan aneh dari negara-negara (yang dibuat-buat) yang jauh, tetapi dia benar-benar mengkritik hal-hal tentang negaranya sendiri, Inggris. Animal Farm oleh George Orwell adalah contoh lain dari sebuah alegori, kali ini tentang Uni Soviet selama era Josef Stalin dan Revolusi Rusia. Beberapa karakter dapat langsung dikaitkan dengan tokoh-tokoh pada masa itu.

Lagu-lagu juga dapat menyertakan alegori. "Waist Deep In The Big Muddy" menceritakan kisah tentara Amerika pada tahun 1800-an, yang diperintahkan oleh komandan mereka untuk berbaris ke Sungai Mississippi, yang tidak akan pernah bisa mereka seberangi dengan berjalan kaki. Sebenarnya, lagu ini menceritakan kisah para tentara yang bertempur dalam Perang Vietnam pada tahun 1960-an, dan diharapkan untuk melakukan perintah orang kulit putih.

Alegori masih terus populer hingga saat ini. Gambar, film, dan drama bisa menjadi alegori. Novel William Golding, Lord of the Flies juga memiliki makna alegori. Star Trek menggunakan banyak alegori, untuk melihat kondisi sosial dan nilai-nilai moral di masa sekarang, sambil menceritakan kisah-kisah yang didasarkan di masa depan. Ras alien sering kali merupakan cerminan dari ras dan negara Bumi sendiri.

Karya seni alegoris termasuk La Primavera (Alegori Musim Semi) karya Sandro Botticelli dan The Allegory of Painting karya Jan Vermeer.

Halaman terkait

  • Trope

Pertanyaan dan Jawaban

T: Apa yang dimaksud dengan alegori?


J: Alegori adalah sebuah cerita atau gambar dengan makna tersembunyi di mana karakter-karakternya merupakan simbol yang mewakili ide-ide tertentu.

T: Apakah alegori harus berupa cerita dalam bahasa?


J: Tidak, alegori dapat berupa sesuatu yang dapat dilihat, seperti lukisan atau patung.

T: Bagaimana sebuah alegori seperti sebuah metafora yang panjang?


J: Alegori seperti metafora panjang karena menggunakan simbol-simbol untuk mengekspresikan ide-ide di luar makna harfiahnya.

T: Apa yang dimaksud dengan fabel atau perumpamaan?


J: Fabel atau perumpamaan adalah kiasan pendek dengan satu ide dasar, biasanya berupa pelajaran moral.

T: Dapatkah cerita memiliki makna yang tidak dimaksudkan oleh pengarangnya?


J: Ya, kadang-kadang orang menafsirkan cerita dengan cara yang tidak dimaksudkan oleh pengarangnya, dan mereka dapat mengubah gagasan pengarang.

T: Apa contoh buku yang telah ditafsirkan sebagai alegori untuk Perang Dunia?


J: Lord of the Rings telah disarankan sebagai alegori untuk Perang Dunia, tetapi penulisnya, J.R.R. Tolkien, membantah bahwa itu adalah alegori.

T: Mengapa beberapa orang mengubah ide pengarang dalam interpretasi mereka terhadap sebuah cerita?


J: Beberapa orang mungkin mengubah ide pengarang untuk alasan politik mereka sendiri.

AlegsaOnline.com - 2020 / 2023 - License CC3