Pencernaan adalah proses pemecahan makanan dari makanan yang lebih besar ke makanan yang lebih kecil.

Pencernaan terjadi dalam tiga fase. Pencernaan mekanis adalah pemecahan fisik dari potongan-potongan besar makanan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil yang bisa didapatkan oleh enzim pencernaan. Dalam pencernaan kimiawi, enzim memecah makanan menjadi molekul-molekul kecil yang dapat digunakan tubuh. Akhirnya, nutrisi diserap ke dalam aliran darah. Begitu berada dalam aliran darah, nutrisi dibawa ke hati, yang merupakan semacam pabrik kimia untuk tubuh.

Setelah kita menelan makanan, makanan itu bergerak ke bawah tabung otot ke perut. Di sana, makanan dihaluskan menjadi campuran seperti sup. Campuran ini masuk ke dalam usus kecil, di mana potongan-potongan kecil makanan masuk ke dalam aliran darah. Makanan yang masih tersisa masuk ke usus besar. Akhirnya, produk limbah meninggalkan tubuh. Pencernaan biasanya memakan waktu sekitar 18 jam. Makanan tetap berada di perut selama sekitar tiga jam. Jika tidak digulung, usus halus akan memiliki panjang sekitar enam meter (20 kaki). Banyak saluran pencernaan yang panjangnya kira-kira sepanjang bus.

Makanan perlahan-lahan memasuki usus kecil dari lambung. Di sinilah nutrisi diambil ke dalam darah. Kemudian memasuki usus besar. Air diambil darinya. Makanan yang tersisa disebut feses. Kotoran disimpan di rektum sampai limbah dapat meninggalkan tubuh melalui anus.

Versi alternatif yang ramah ESL

Ketika kita makan, tubuh kita harus "mencerna" makanan sehingga kita bisa mendapatkan vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang ada dalam makanan. Kita mencerna makanan kita dalam "sistem gastro-intestinal". Pencernaan terjadi dalam tiga cara utama:

  1. Kita mengunyah makanan kita, dan gigi kita memecah makanan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Selain itu, cairan dalam mulut kita (air liur) menyebabkan reaksi kimia yang mulai mencerna makanan.
  2. Di dalam perut kita, bahan kimia yang disebut "enzim" mengubah makanan menjadi molekul yang lebih kecil yang dapat digunakan tubuh.
  3. Setelah makanan diubah menjadi molekul-molekul kecil, darah membawa molekul-molekul tersebut ke bagian tubuh lainnya.


Sekarang mari kita ikuti makanan ke seluruh tubuh: