Penuaan
Beberapa jenis kopi terasa lebih enak jika biji kopi "berumur". Ini berarti bahwa setelah dipetik, biji kopi dikeringkan dan kemudian disimpan selama tiga hingga delapan tahun. "Penuaan" ini memberi kopi rasa yang tidak terlalu asam. Kopi yang sudah tua sering dicampur atau "dicampur" dengan kopi lain yang tidak tua.
Memanggang
"Roasting" adalah salah satu tahapan penting dalam membuat biji kopi menjadi kopi. Ketika biji kopi disangrai, biji kopi tumbuh hampir dua kali lebih besar dan berubah dari hijau menjadi kuning hingga coklat.
Lamanya waktu biji kopi dipanggang membuat rasa kopi berbeda. Beberapa jenis kopi, seperti Mocha dan Java, dipanggang dalam waktu singkat. Sangat mudah untuk mengetahui dari rasa di mana kopi itu berasal. Ketika kopi dipanggang untuk waktu yang lama, akan lebih sulit untuk membedakan jenis yang berbeda. Biji kopi hijau dapat dibeli dan dipanggang di rumah dalam oven.
Penggilingan
Sebelum kopi dibuat menjadi minuman, kopi "digiling" dalam mesin penggiling kecil yang disebut "coffee mill". Gilingan kopi memecah biji kopi menjadi potongan-potongan yang sangat kecil. Kopi diubah menjadi minuman dengan beberapa cara yang berbeda. Untuk beberapa cara membuat kopi, seperti "espresso", yang terbaik adalah kopi digiling menjadi bubuk halus, tetapi untuk jenis pembuatan kopi lainnya, seperti "kopi yang disaring", kopi dalam potongan yang lebih besar untuk menghentikannya melalui filter. Kopi yang digiling halus membuat rasa yang lebih kuat.
Pembuatan bir
Kopi dibuat menjadi minuman dengan memasukkan kopi ke dalam air mendidih. Ini disebut "menyeduh" kopi. Ada banyak cara untuk menyeduh kopi. Empat dari yang paling populer adalah:
- Merebus: Kopi dan air dimasukkan ke dalam panci di atas kompor dan direbus perlahan-lahan bersama-sama. Cara membuat kopi ini telah digunakan selama ratusan tahun. Ini adalah cara pembuatan kopi yang biasanya dilakukan di Timur Tengah, Afrika Utara, Turki dan Yunani.
- Tekanan: Air mendidih dipaksa melalui kopi bubuk oleh mesin. Jenis kopi ini disebut Espresso dan mesinnya disebut "Mesin Espresso" atau "Sistem kopi". Mesin Espresso sering ditemukan di kafe dan restoran. Espresso adalah kopi yang sangat kuat yang dapat digunakan untuk membuat minuman kopi lainnya.
- Gravitasi: Kopi yang disaring dibuat dengan gravitasi karena air mendidih jatuh dari mesin ke kopi. Bubuk kopi ditahan dalam kertas atau logam "filter" yang dapat dilalui air, tetapi potongan-potongan kecil kopi tidak bisa. Air menjadi berwarna dan beraroma saat mengalir melalui kopi dan masuk ke dalam teko kopi.
- Penyeduhan: Air mendidih dituangkan ke atas kopi dan kopi didiamkan sebentar, sampai air telah mengambil warna dan rasa. Hal ini sering dilakukan di dalam cafetière, yaitu gelas tinggi atau teko kopi yang memiliki filter khusus di dalamnya yang dapat didorong ke bawah ketika kopi sudah siap sehingga orang tersebut tidak meminum ampas kopi. Cara lain untuk menyeduh kopi adalah dengan memiliki bubuk kopi dalam kemasan kecil, ukuran yang tepat untuk membuat satu cangkir kopi. Bungkusan itu ditempatkan di dalam cangkir dan air dituangkan di atasnya. Kemudian bungkusan itu dikeluarkan.