Fosil jejak (atau ichnofossil) adalah catatan geologis dari aktivitas biologis. Mereka adalah fosil, tetapi bukan dari makhluk hidup itu sendiri. Mungkin contoh yang paling terkenal adalah jejak dinosaurus.

Jejak fosil dapat berupa jejak yang dibuat pada substrat oleh suatu organisme. Liang, lubang, jejak kaki, tanda makan, dan rongga akar adalah contohnya. Istilah ini mencakup sisa-sisa bahan organik lain yang dihasilkan oleh organisme - misalnya koprolit (fosil kotoran) atau penanda kimiawi. Stromatolit adalah struktur sedimen yang dihasilkan oleh bakteri. Fosil jejak berbeda dengan fosil tubuh, yang merupakan sisa-sisa fosil dari bagian tubuh organisme, biasanya diubah oleh aktivitas kimiawi atau mineralisasi kemudian.

Struktur yang tidak dihasilkan oleh perilaku organisme tidak dianggap sebagai fosil jejak.

Studi tentang jejak disebut ichnology. Jejak-jejak mencerminkan perilaku, biasanya bukan afinitas biologis pembuatnya. Jejak-jejak tersebut diberi nama sendiri dalam taksonomi, berdasarkan penampilan dan perilaku tersirat dari pembuatnya.