Dalam jaringan komputer, server proxy adalah server (komputer) yang digunakan klien (orang atau komputer) untuk mengakses komputer lain. Server proxy yang meneruskan informasi ke kliennya tanpa mengubahnya biasanya disebut gateway atau kadang-kadang proxy tunneling.
Server proxy mendapatkan namanya karena mereka bertindak seperti proxy (stand-in) dan bertindak atas nama komputer Klien.
Klien yang terhubung ke server proxy meminta beberapa layanan, seperti file, koneksi, halaman web, atau sumber daya lainnya, yang tersedia pada server yang berbeda. Server proxy kemudian pergi ke server lain dan meminta apa yang diinginkan klien untuk mereka.
Server proxy dapat mengubah informasi yang diberikannya kepada klien, dan jika informasi yang sama diakses berkali-kali atau oleh banyak klien yang berbeda, server proxy dapat menggunakan apa yang disebut cache untuk membuat segalanya lebih cepat. Cache adalah istilah untuk informasi yang telah diakses dan disimpan untuk digunakan di masa mendatang; jika server proxy memiliki apa yang diakses klien dalam cache-nya, itu akan membuatnya lebih cepat karena tidak perlu pergi dan mengakses server lain untuk menyediakan apa yang diinginkan klien.
Server proxy dapat ditempatkan di mana saja dalam koneksi antara klien dan server, yang dapat mencakup perangkat lunak pada komputer klien itu sendiri atau pada komputer apa pun di antaranya.
Beberapa server proxy menggunakan Secure Sockets Layer (SSL) untuk mengamankan koneksi antara klien dan server jarak jauh. Lapisan keamanan ini membantu memastikan bahwa tidak ada komputer lain yang dapat membaca atau memahami apa yang diminta klien dari server.

