Ranjau laut adalah bom yang ditempatkan di air untuk menghancurkan kapal atau kapal selam. Tidak seperti depth charge, ranjau diletakkan di dalam air dan dibiarkan menunggu sampai mereka melakukan kontak dengan kapal. Ranjau laut dapat digunakan secara ofensif, untuk mempersulit kapal musuh berlayar dengan mudah, atau menjebak mereka ke pelabuhan. Ranjau juga dapat digunakan secara defensif, untuk melindungi kapal-kapal sahabat dan menciptakan zona "aman".
Ranjau dapat diletakkan dengan berbagai cara: dengan kapal perusak yang dibuat khusus, kapal yang dipasang kembali, kapal selam, pesawat terbang, atau bahkan dengan menjatuhkannya ke pelabuhan dengan tangan. Ranjau-ranjau ini adalah senjata yang murah dengan harga ranjau dasar hanya US$1000. Ada ranjau yang sangat canggih yang harganya bisa mencapai jutaan dolar dan memiliki beberapa jenis sensor, dan mengirimkan hulu ledak dengan roket atau torpedo.
Hukum internasional mengatakan bahwa negara-negara harus mengatakan kapan mereka menaruh ranjau di suatu daerah. Hal ini untuk memudahkan pelayaran sipil menghindari ranjau. Peringatan tidak harus spesifik; selama Perang Dunia II, Inggris hanya mengatakan bahwa mereka telah menambang di Selat Inggris, Laut Utara, dan pantai Prancis.



