Jenderal politik adalah istilah yang digunakan oleh sejarawan dan paling sering berlaku untuk Perang Saudara Amerika. Dalam konteks ini, ini berarti seorang perwira jenderal yang tidak memiliki pelatihan atau pengalaman militer formal dan yang memperoleh posisinya melalui pengaruh politik. Pada tingkat yang lebih rendah, ini juga bisa berarti jenderal yang terlibat dalam politik selama atau setelah waktu mereka sebagai jenderal. Seorang "jenderal politik" bisa tampak seperti kontradiksi dalam istilah di negara seperti Amerika Serikat di mana secara hukum militer berada di bawah otoritas sipil. Contohnya adalah Dwight D. Eisenhower, yang lulus dari Akademi Militer Amerika Serikat di West Point pada angkatan 1915. Dia adalah seorang perwira staf berpengalaman yang memimpin invasi Afrika Utara dan Eropa Barat. Eisenhower mengembangkan keterampilan politik untuk berurusan dengan perwira Inggris dan Amerika serta para pemimpin politik. Dia kemudian menjadi Presiden Amerika Serikat.