Aspirasi adalah fitur dalam bahasa di mana mengucapkan konsonan mengeluarkan embusan udara. Misalnya, jika Anda menjuntai selembar kertas di depan mulut Anda, Anda akan melihatnya bergerak jika Anda mengucapkan konsonan yang disedot, atau bernafas. Jika kertas tidak bergerak, maka kertas itu tidak disedot, atau tidak bernafas. Dalam bahasa Inggris, stop dan frikatif tak bersuara yang terjadi di awal kata adalah aspirated, yaitu bunyi 'p', 't', 'k', dan 'ch' (yang ditulis sebagai / p /, / t /, / k /, / t͡ʃ / dalam IPA dalam urutan yang sama). Dalam IPA, suara yang disedot dapat ditulis dengan simbol ʰ setelahnya, seperti pada / pʰ /, / tʰ /, / kʰ /, dan / t͡ʃʰ /. Misalnya, suara pertama dalam kata "pick", "tick", "kick", dan "chick" semuanya disedot. Dalam IPA, mereka ditulis sebagai / pʰɪk /, / tʰɪk /, / kʰɪk /, dan / t͡ʃʰɪk / dalam urutan yang sama. Namun, perhentian tak bersuara dan frikatif yang muncul setelah suara pertama tidak diaspirasi. Misalnya, sementara / p / dalam "pit" disedot, / p / dalam "meludah" dan / p / dalam "tip" tidak, jadi mereka tidak akan ditandai dengan simbol ʰ setelahnya. Di bawah ini lebih banyak contoh aspirasi.

Bahasa Inggris tidak memiliki suara bersuara yang disedot, tetapi bahasa Hindi memilikinya. Mereka biasanya ditulis dengan 'h' setelah huruf konsonan. Contohnya adalah nama Bhattacharya, di mana 'bh' adalah bunyi 'b' yang disedot, sehingga akan ditulis sebagai / bʱ/ dalam IPA.

Dalam bahasa Mandarin Cina, tidak ada perhentian bersuara, frikatif, atau affricates, jadi satu-satunya cara untuk membedakannya adalah dengan aspirasi. Dalam Pinyin, suara yang disedot ditulis seperti suara tak bersuara dalam bahasa Inggris, sehingga suara / pʰ /, / tʰ /, dan / kʰ / ditulis sebagai 'p', 't', dan 'k' dalam urutan yang sama, tetapi suara yang tidak disedot ditulis seperti suara bersuara dalam bahasa Inggris, sehingga suara / p /, / t /, dan / k / ditulis sebagai 'b', 'd', dan 'g' masing-masing. Misalnya, kata "Gaokao" akan ditulis dalam IPA sebagai /kau̯.kʰau̯/. Dalam ejaan Wade-Giles, perhentian yang disedot, frikatif, atau afrikat ditulis dengan apostrof setelah huruf, bukan menggunakan huruf yang berbeda seperti di Pinyin, jadi "Gaokao" akan ditulis sebagai "Kaok'ao" di Wade-Giles.