Iguanodon adalah genus dinosaurus ornithopoda dari periode Kapur Bawah di Eropa, Amerika Utara, Afrika dan Asia. Ia hidup 125/126 juta tahun yang lalu (mya).
Ditemukan pada tahun 1822 dan dideskripsikan tiga tahun kemudian oleh ahli geologi Inggris Gideon Mantell, Iguanodon adalah dinosaurus kedua yang dinamai secara resmi, setelah Megalosaurus. Bersama dengan Megalosaurus dan Hylaeosaurus, Iguanodon adalah salah satu dari tiga genera yang awalnya digunakan untuk mendefinisikan Dinosauria.
Sebagai herbivora besar dan besar, Iguanodon dianggap oleh beberapa orang berada dalam keluarga yang sama dengan hadrosaurus berparuh bebek. Taksonomi genus ini terus menjadi topik studi karena spesies baru diberi nama atau yang sudah lama ada dipindahkan ke genera lain.
Pemahaman ilmiah tentang Iguanodon telah berkembang dari waktu ke waktu. Informasi baru didapat dari fosil. Para peneliti telah membuat hipotesis tentang hewan yang masih hidup, termasuk cara makan, pergerakan, dan perilaku sosial. Sebagai salah satu dinosaurus pertama yang diketahui secara ilmiah, Iguanodon memiliki tempat yang kecil namun penting dalam persepsi publik tentang dinosaurus. Representasi artistiknya berubah setelah interpretasi baru dari sisa-sisanya.


