Tabernanthe iboga atau hanya iboga adalah semak hutan hujan abadi, asli Afrika Tengah bagian barat. Iboga dapat digunakan sebagai obat; ia menstimulasi sistem saraf pusat ketika dikonsumsi dalam dosis kecil dan menginduksi halusinasi dalam dosis yang lebih besar. Di beberapa bagian Afrika di mana tanaman ini tumbuh, kulit akarnya dikunyah untuk berbagai tujuan farmakologis atau ritualistik. Ibogaine, alkaloid aktif, juga digunakan untuk mengobati gangguan penyalahgunaan zat dan depresi. Sejumlah kecil ibogaine, bersama dengan prekursor ibogaine, ditemukan di Voacanga africana.
Biasanya, tanaman ini tumbuh hingga ketinggian sekitar 2m. Pada akhirnya bisa tumbuh menjadi pohon kecil hingga setinggi 10 m. Memiliki daun hijau kecil. Bunganya berwarna putih dan merah muda, sedangkan buahnya bisa berbentuk oval memanjang, atau berbentuk bulat bulat. Buah-buahan berwarna oranye. Akarnya yang berwarna kuning mengandung sejumlah alkaloid indol, terutama ibogaine, yang ditemukan dalam konsentrasi tertinggi di kulit akar. Bahan akarnya, rasanya pahit, menyebabkan sensasi anestesi di mulut serta mati rasa sistemik pada kulit.