Observatorium Ruang Angkasa Herschel adalah instrumen Badan Antariksa Eropa. Ini adalah teleskop inframerah terbesar yang pernah dimasukkan ke orbit. Herschel diambil dari nama Sir William Herschel, penemu spektrum inframerah, bintang ganda, dan planet Uranus.
Perangkat ini peka terhadap inframerah jauh dan gelombang pendek submillimeter. Alat ini memiliki cermin tunggal berdiameter 3,5 meter (11,5 kaki).
Observatorium ini dibawa ke orbit pada bulan Mei 2009. Observatorium ini berada di titik Lagrangian kedua (L2) dari sistem Bumi-Matahari. Pada titik ini, 1.500.000 kilometer (930.000 mil) dari Bumi, gravitasi seimbang, sehingga objek tetap di tempatnya.
Observatorium Herschel dapat merekam ('melihat') objek-objek terdingin dan terdebu di ruang angkasa. Misalnya, galaksi-galaksi berdebu yang baru mulai membentuk bintang-bintang baru. Amerika Serikat, melalui NASA, bekerja sama dengan observatorium yang dibangun dan dioperasikan oleh ESA. Observatorium ini merupakan misi 'landasan' keempat dalam program sains ESA, bersama dengan Rosetta, Planck, dan misi Gaia.
Instrumen ini memiliki empat tujuan utama: