Komet adalah bola yang sebagian besar terdiri dari es yang bergerak di luar angkasa. Komet sering digambarkan sebagai "bola salju kotor". Komet sangat berbeda dengan asteroid. Inklinasi orbit komet biasanya tinggi dan tidak dekat ekliptika di mana sebagian besar objek tata surya ditemukan. Sebagian besar dari mereka adalah komet periode panjang dan berasal dari sabuk Kuiper. Jaraknya sangat jauh dari Matahari, tetapi beberapa di antaranya juga cukup dekat dengan Bumi sehingga kita bisa melihatnya di malam hari.

Komet memiliki "ekor" yang panjang, karena Matahari melelehkan es. Ekor komet tidak tertinggal di belakangnya, tetapi mengarah langsung menjauhi Matahari, karena ditiup oleh angin Matahari. Pusat komet yang keras adalah nukleus. Inti komet merupakan salah satu benda paling hitam (albedo terendah) di tata surya. Ketika cahaya menyinari inti Komet Halley, komet hanya memantulkan 4% cahaya kembali ke kita.

Komet periodik berkunjung berulang-ulang. Komet non-periodik atau komet dengan kemunculan tunggal hanya berkunjung sekali saja.

Komet kadang-kadang pecah, seperti yang dilakukan Komet Biela pada abad ke-19. Komet Shoemaker-Levy 9 pecah, dan pecahannya menghantam Jupiter pada tahun 1994. Sebagian komet mengorbit (mengelilingi) bersama-sama dalam kelompok. Para astronom menduga bahwa komet-komet ini adalah pecahan-pecahan yang dulunya merupakan satu objek.