Luka bakar adalah cedera pada kulit atau bahkan daging seseorang. Panas, dingin, listrik, bahan kimia, gesekan, atau radiasi dapat menjadi penyebab luka bakar. Sebagian besar luka bakar disebabkan oleh panas dari cairan panas, padatan, atau api. Meskipun angka kejadiannya serupa untuk pria dan wanita, penyebab yang mendasarinya sering berbeda. Di antara wanita di beberapa daerah, risiko terkait dengan penggunaan api memasak terbuka atau kompor yang tidak aman. Di antara pria, risiko terkait dengan lingkungan kerja. Alkoholisme dan merokok adalah faktor risiko lainnya. Luka bakar juga dapat terjadi sebagai akibat dari menyakiti diri sendiri atau kekerasan antar manusia.

Luka bakar bisa menjadi cedera yang sangat serius, dan dalam beberapa kasus bahkan dapat menyebabkan kematian. Tergantung pada seberapa dalam luka bakar dan jumlah kulit yang terkena, luka bakar bisa menjadi keadaan darurat medis. Untuk anak-anak, setidaknya lima persen kulit harus terkena. Orang dewasa dapat mentolerir hingga sepuluh persen kulit yang terkena.

Luka bakar pada tingkat tertentu mempengaruhi tubuh secara keseluruhan: Reaksi yang umum terjadi adalah syok peredaran darah, sindrom respons inflamasi sistemik dan sepsis.