Pergeseran biru adalah salah satu contoh efek Doppler. Ini adalah efek yang berlawanan dengan pergeseran merah.
Pergeseran biru Doppler disebabkan oleh pergerakan sumber ke arah pengamat. Istilah ini berlaku untuk setiap penurunan panjang gelombang yang disebabkan oleh gerakan relatif, bahkan di luar spektrum yang terlihat.
Panjang gelombang dari setiap foton yang dipantulkan atau dipancarkan atau partikel lain diperpendek ke arah perjalanan.
Pergeseran biru Doppler digunakan dalam astronomi untuk menentukan gerak relatif:
- Galaksi Andromeda bergerak menuju galaksi Bima Sakti kita di dalam Grup Lokal. Ketika diamati dari bumi, cahayanya menunjukkan pergeseran biru.
- Komponen sistem bintang ganda akan mengalami pergeseran biru ketika bergerak menuju Bumi
- Ketika mengamati galaksi spiral, sisi yang berputar ke arah kita akan memiliki sedikit pergeseran biru relatif terhadap sisi yang berputar menjauhi kita.
- Blazar mungkin memancarkan semburan relativistik (mendekati kecepatan cahaya) ke arah kita yang tampak blueshifted.
- Bintang-bintang di dekatnya seperti Bintang Barnard bergerak ke arah kita, menghasilkan pergeseran biru yang sangat kecil.
- Pergeseran biru Doppler dari objek-objek yang jauh (z tinggi) bisa didapat dari pergeseran merah kosmologis yang jauh lebih besar. Hal ini menunjukkan gerak relatif di alam semesta yang mengembang.
Alasan mengapa para astronom bisa mengetahui seberapa jauh cahaya bergeser adalah karena unsur kimia tertentu, seperti kalsium dalam tulang atau oksigen yang dihirup manusia memiliki sidik jari cahaya yang unik yang tidak dimiliki oleh unsur kimia lainnya. Mereka bisa melihat warna cahaya apa yang datang dari sebuah bintang, dan melihat terbuat dari apa bintang itu. Begitu mereka tahu itu, mereka melihat perbedaan antara di mana sidik jari (disebut garis spektral) dan di mana seharusnya. Ketika mereka melihat itu, mereka dapat mengetahui seberapa jauh bintang itu, apakah bintang itu bergerak ke arah kita atau menjauh dari kita, dan juga seberapa cepat bintang itu bergerak, karena semakin cepat bintang itu bergerak, semakin jauh jarak garis-garis spektral itu dari tempat yang seharusnya.

