Vermikulit adalah mineral phyllosilicate yang digali dari tanah di Cina, Afrika Selatan, Rusia dan Brasil. Ketika digali dari tanah, ia merupakan batuan keras. Vermikulit menjadi lebih besar ketika dipanaskan dan berubah menjadi bahan yang terlihat seperti cacing. Hal ini pertama kali dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 1824.
Ketika Vermiculite telah berubah menjadi butiran kecil, ini adalah bahan yang sangat baik untuk isolasi dan digunakan untuk menghentikan keluarnya panas dalam hal-hal seperti oven, tungku dan rumah-rumah di negara-negara dingin. Vermikulit juga sangat baik dalam menahan air sehingga digunakan di tanah tanaman dalam pot dan membantu menumbuhkan benih.
Karena butiran Vermiculite bersifat kenyal (dapat ditekan rata dan kemudian terbuka lagi) tetapi tidak keras, maka digunakan di dalam kotak atau kotak untuk melindungi barang dari kerusakan saat diangkut.
Vermikulit juga digunakan dalam hidroponik sebagai bahan untuk menahan akar tanaman.
Karena tidak terbakar Vermiculite digunakan dengan bahan lain dalam tambalan di dinding atau langit-langit (atap ruangan) untuk menghentikan penyebaran api.
Meskipun vermikulit bukan merupakan bentuk asbes, vermikulit sering terkontaminasi asbes. Setiap insulasi vermikulit yang ditemukan di sebuah bangunan harus diperlakukan sebagai mengandung asbes sampai dikonfirmasi sebaliknya oleh laboratorium.

