Lewati ke konten

Layanan (musik)

Dalam musik gereja Anglikan, sebuah Ibadah adalah sebuah karya musik untuk dinyanyikan oleh paduan suara selama kebaktian. Ini menggunakan kata-kata yang merupakan bagian tradisional dari kebaktian. Paduan suara biasanya diiringi oleh organ, tet…

Dalam musik gereja Anglikan, sebuah Ibadah adalah sebuah karya musik untuk dinyanyikan oleh paduan suara selama kebaktian. Ini menggunakan kata-kata yang merupakan bagian tradisional dari kebaktian. Paduan suara biasanya diiringi oleh organ, tetapi kadang-kadang bisa hanya untuk paduan suara tanpa organ.

Dalam Doa Pagi, kata-kata yang diatur ke dalam musik untuk paduan suara adalah kata-kata Venite (Mazmur 95), Te Deum dan Jubilate (Mazmur 100) atau Benedictus.

Untuk Perjamuan Kudus, kata-kata yang ditetapkan biasanya adalah Gloria, kadang-kadang Syahadat, Sanctus, Agnus Dei serta tanggapan.

Untuk Doa Malam, kata-kata yang akan dinyanyikan adalah Magnificat dan Nunc Dimittis. Para penyanyi dalam paduan suara sering menyebutnya "Mag dan Nunc". Banyak komposer telah mengatur kata-kata ini. Mereka membuatnya menjadi sebuah karya untuk paduan suara yang seperti sebuah lagu kebangsaan.

Pada periode Tudor dan Stuart awal, kebaktian digambarkan sebagai kebaktian "Pendek", "Besar" atau "Ayat". Kebaktian-kebaktian pendek, kata-kata yang dinyanyikan hanya sekali dan sering kali tanpa iringan (tanpa organ). Kebaktian Agung lebih panjang: beberapa kata sering dinyanyikan berkali-kali. William Byrd menulis sebuah Kebaktian Agung yang terkenal. Kebaktian Ayat juga panjang: ada beberapa ayat yang perlu dinyanyikan oleh anggota paduan suara solo. Di antara setiap ayat ada beberapa musik untuk dinyanyikan oleh seluruh paduan suara.

Pertanyaan dan jawaban

T: Apa yang dimaksud dengan kebaktian gereja Anglikan?

J: Kebaktian gereja Anglikan adalah sebuah karya musik yang dinyanyikan oleh paduan suara dalam sebuah kebaktian, dengan menggunakan kata-kata tradisional.

T: Bagaimana paduan suara biasanya diiringi?

J: Paduan suara biasanya diiringi oleh organ, tetapi terkadang bisa juga hanya paduan suara tanpa organ.

T: Kata-kata apa saja yang diiringi musik dalam Doa Pagi?

J: Dalam Doa Pagi, kata-kata yang diiringi musik untuk paduan suara biasanya adalah Venite (Mazmur 95), Te Deum dan Jubilate (Mazmur 100) atau Benedictus.

T: Kata-kata apa sajakah yang diiringi musik dalam Perjamuan Kudus?

J: Untuk Perjamuan Kudus, beberapa kata yang biasanya diiringi musik adalah Gloria, Pengakuan Iman, Sanctus, Agnus Dei, dan juga tanggapan-tanggapan.

T: Kata-kata apa saja yang diiringi musik dalam Doa Sore?

J: Untuk Doa Sore, beberapa kata yang biasanya diiringi musik termasuk Magnificat dan Nunc Dimittis - yang oleh para penyanyi dalam paduan suara sering disebut sebagai "Mag dan Nunc".

T: Siapa yang menulis lagu-lagu Kebaktian Agung yang terkenal?

J: William Byrd menulis sebuah lagu Kebaktian Agung yang terkenal.

T: Bagaimana kebaktian digambarkan selama periode Tudor dan awal Stuart?

J: Selama periode Tudor dan awal Stuart, kebaktian digambarkan sebagai kebaktian "Pendek", "Besar" atau "Ayat". Kebaktian pendek adalah kebaktian yang singkat dengan hanya satu nyanyian untuk setiap kata; kebaktian ini sering kali tidak diiringi (tanpa organ). Kebaktian Besar lebih panjang dengan beberapa nyanyian dari kata-kata tertentu; sementara kebaktian Ayat juga panjang dengan beberapa ayat yang dinyanyikan oleh anggota solo yang diselingi dengan bagian paduan suara.

Artikel terkait

Penulis

AlegsaOnline.com Layanan (musik)

URL: https://id.alegsaonline.com/art/89123

Bagikan