Sight-reading (atau sight-singing untuk penyanyi) adalah kemampuan untuk memainkan musik yang belum pernah dilihat sebelumnya. Penting untuk bisa membaca musik dengan baik agar bisa sight-read.

Banyak orang yang belajar memainkan alat musik akan mengikuti ujian dari waktu ke waktu. Salah satu tes yang biasanya diperlukan untuk ujian adalah beberapa sight-reading.

Orang yang merasa sulit untuk membaca musik akan merasa sulit untuk sight-read. Cara terbaik untuk meningkatkannya adalah dengan latihan rutin. Orang yang bermain dalam orkestra harus menjadi pembaca notasi yang baik karena mereka sering harus memainkan musik yang belum pernah mereka lihat atau dengar sebelumnya.

Orang yang belajar piano sering menemukan sight-reading sulit karena mereka harus membaca dua paranada sekaligus (satu untuk masing-masing tangan). Bermain melalui banyak musik yang mudah adalah cara yang baik untuk meningkatkan kemampuan. Bermain duet piano dengan seorang teman juga sangat menyenangkan.

Ketika seseorang membaca dengan keras, mata mereka melihat beberapa kata di depan kata yang mereka ucapkan. Dengan cara yang sama, seorang sight-reader yang baik akan mencoba melihat ke depan dari nada-nada yang sedang dimainkannya. Pemain sedang "mengantisipasi" (memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya). Dengan cara ini, dia bisa mencoba membuat musik menjadi ekspresif, bahkan jika itu berarti meninggalkan beberapa nada.

Seorang sight-reader yang baik akan dapat melihat musik yang tercetak dan membayangkan seperti apa nada-nada yang seharusnya terdengar. Dengan cara ini, dia tidak perlu terus melihat jari-jarinya untuk memeriksa apakah dia memainkan nada yang benar.

Beberapa pianis sangat pandai dalam sight-reading. Pianis John Ogdon mampu membaca musik modern yang sangat sulit pada pandangan pertama.