Kebangkitan Besar Kedua adalah gerakan keagamaan Protestan di Amerika Serikat. Kebangkitan Besar Kedua, yang menyebarkan agama melalui pertemuan kebangunan rohani dan khotbah emosional, memicu sejumlah gerakan reformasi.

Itu dipimpin oleh orang-orang seperti Charles Grandison Finney, Henry Ward Beecher, Lyman Beecher, Edward Everett dan Joseph Smith. Ini dimulai di bagian utara New York pada tahun 1790-an, tetapi menyebar ke New England dan Midwest. Selama Kebangkitan Besar Kedua, ribuan orang berkumpul di pertemuan keagamaan besar yang disebut kebangunan rohani. Orang-orang dari Kebangkitan Besar Kedua berpikir bahwa mereka dapat membawa Zaman Keemasan di Amerika melalui agama. Kebangkitan Besar Kedua menyebabkan gerakan keagamaan baru seperti Gerakan Kekudusan dan Mormon, dan membantu kelompok-kelompok seperti Gereja Metodis untuk tumbuh.

Kebangkitan Besar Kedua menyebabkan dua gerakan reformasi, yaitu, mengubah hukum dan perilaku untuk membuat masyarakat menjadi lebih baik. Salah satunya adalah Gerakan Temperance, yang percaya bahwa minum alkohol tidak baik untuk masyarakat. Yang lainnya adalah abolisionisme, yang ingin mengakhiri perbudakan. Orang-orang seperti Harriet Beecher Stowe dan William Lloyd Garrison menulis buku dan surat kabar tentang bagaimana perbudakan harus dihentikan. Mereka membentuk gerakan politik, termasuk Partai Liberty, Partai Tanah Bebas dan Partai Republik (Amerika Serikat).