Terapi rehidrasi oral adalah pengobatan untuk dehidrasi: orang yang sakit meminum air yang dicampur dengan gula dan garam. Mereka tidak berhenti makan makanan. Ada campuran yang digunakan untuk dehidrasi parah: Campuran ini juga mengandung seng. Mereka yang merawat orang yang sakit diajarkan bagaimana mereka dapat melihatnya jika dehidrasi semakin parah. Organisasi Kesehatan Dunia dan UNICEF menentukan indikasi, persiapan dan prosedur untuk ORT.

Terapi ini dikembangkan pada paruh kedua abad ke-20. Terapi ini telah membantu menurunkan jumlah kematian manusia akibat dehidrasi pada penyakit muntaber dan diare, terutama pada wabah kolera yang terjadi pada anak-anak. Ini adalah tanda untuk kesehatan masyarakat yang semakin baik di seluruh dunia. Obat ini termasuk dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia, daftar obat terpenting yang dibutuhkan dalam sistem kesehatan dasar.

Sebelum ORT sering digunakan, sebagian besar anak-anak yang meninggal di negara-negara berkembang, meninggal karena diare. Antara tahun 1980 dan 2006, pengenalan ORT diperkirakan telah menurunkan jumlah anak kecil yang meninggal di mana saja di dunia dari 5 menjadi 3 juta setiap tahun. Namun, pada tahun 2008, diare masih merupakan penyebab kematian kedua yang paling umum pada anak di bawah lima tahun (17 persen), (setelah pneumonia (19 persen)). Selain itu, pada tahun yang sama, penggunaan ORT pada anak balita telah menurun.