Untuk videogame, lihat Minesweeper (permainan video)
Kapal penyapu ranjau adalah kapal perang angkatan laut kecil yang dirancang untuk menyapu air dari ranjau. Kapal penyapu ranjau menjaga jalur air tetap bersih untuk pelayaran. Kapal ini lebih senyap dan kurang magnetis daripada kapal lain, sehingga ranjau tidak akan meledak saat disapu.
Di Britania Raya, para pemimpin angkatan laut tahu sebelum Perang Dunia I bahwa ranjau laut merupakan ancaman bagi pelayaran negara. Ancaman sebenarnya bukanlah invasi, tetapi blokade yang dibantu oleh ranjau. Jaring ikan yang ditarik di belakang kapal memberikan ide tentang cara membersihkan ranjau. Angkatan Laut Kerajaan menggunakan nelayan dan pukat ikan mereka untuk menjaga Selat Inggris bersih dari ranjau. Mereka dibekali dengan peralatan ranjau, senapan, seragam dan bayaran sebagai penyapu ranjau pertama.
Kapal penyapu ranjau khusus yang dibuat khusus pertama kali muncul selama Perang Dunia I. Pada akhir perang, teknologi ranjau angkatan laut telah berkembang melampaui kemampuan kapal penyapu ranjau untuk mendeteksi dan menyingkirkannya.
Penyapuan ranjau membuat kemajuan besar selama Perang Dunia 2. Negara-negara yang berperang dengan cepat mengadaptasi kapal untuk tugas penyapu ranjau. Baik negara Sekutu maupun Poros banyak menggunakan kapal penyapu ranjau sepanjang perang. Ranjau bawah air tetap menjadi masalah bahkan setelah perang berakhir, dan kapal penyapu ranjau masih digunakan setelah Jepang menyerah kepada Amerika Serikat.
Setelah Perang Dunia ke-2, negara-negara sekutu mengerjakan jenis penyapu ranjau baru. Angkatan Laut Amerika Serikat menggunakan kapal pendarat khusus (kapal air dangkal) untuk membersihkan pelabuhan dangkal di dan sekitar Korea Utara. Pada Juni 2012[update], Angkatan Laut A.S. memiliki empat kapal penyapu ranjau di Teluk Persia.

