Marshall Plan (secara resmi disebut Program Pemulihan Eropa [ERP]) adalah rencana Amerika Serikat untuk membangun kembali negara-negara sekutu di Eropa setelah Perang Dunia II. Salah satu alasan utama hal ini dilakukan adalah untuk menghentikan komunisme (pada dasarnya Uni Soviet).
Rencana itu dinamai menurut nama Menteri Luar Negeri George Marshall, tetapi rencana itu dikerjakan oleh orang lain di Departemen Luar Negeri.
Rencana ini berjalan selama empat tahun yang dimulai pada bulan April 1948. Selama periode itu, bantuan ekonomi dan teknis sebesar US$ 13 miliar diberikan untuk membantu pemulihan negara-negara Eropa yang telah bergabung dalam Organisasi Kerjasama Ekonomi Eropa.
Pada saat rencana tersebut berakhir, ekonomi setiap negara anggota telah tumbuh dengan baik melewati tingkat sebelum perang.
Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa sejarawan mengatakan bahwa alasan lain untuk rencana tersebut adalah untuk membuat Amerika Serikat lebih kuat, dan untuk membuat negara-negara Eropa barat membutuhkan Amerika Serikat. Mereka juga mengatakan bahwa Administrasi Bantuan dan Rehabilitasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang membantu jutaan pengungsi dari tahun 1944 hingga 1947, itu juga membantu pemulihan pascaperang Eropa.


