Seleksi kerabat atau altruisme kerabat adalah suatu bentuk seleksi alam. Beberapa hewan bekerja sama dengan kerabatnya, bahkan jika hal ini membawa risiko bagi diri mereka sendiri. Contoh klasik dari hal ini terlihat dalam kehidupan keluarga mamalia, atau pada serangga kolonial seperti semut.
Banyak mamalia dan burung yang membunyikan alarm untuk memperingatkan yang lain akan adanya bahaya. Yang lainnya bekerja sama dalam tugas-tugas, seperti scrub jay yang saling membantu untuk membangun sarang. Dalam semua kasus di mana hewan-hewan ini bekerja sama, pertanyaannya adalah apakah ada manfaat biologis bagi diri mereka sendiri. Sekarang jelas bahwa ada manfaat jika hewan-hewan tersebut memiliki hubungan dekat. Hal ini karena organisme yang terkait memiliki (sampai tingkat tertentu) warisan genetik yang sama.
Yang pertama kali menulis tentang konsep ini adalah R.A. Fisher pada tahun 1930, dan J.B.S. Haldane pada tahun 1955, tetapi W.D. Hamilton yang benar-benar memformalkan konsep tersebut. Istilah kin selection yang sebenarnya mungkin diciptakan oleh John Maynard Smith, ketika dia menulis:
"Proses-proses ini akan saya sebut seleksi kerabat dan seleksi kelompok. Seleksi kerabat telah dibahas oleh Haldane dan Hamilton.... Yang saya maksudkan dengan seleksi kerabat adalah evolusi karakteristik yang mendukung kelangsungan hidup kerabat dekat dari individu yang terkena dampak.
Dengan bekerja sama, kerabat saling mempengaruhi kebugaran satu sama lain. Di bawah seleksi alam, gen yang meningkatkan kebugaran individu akan meningkat frekuensinya. Gen yang menurunkan kebugaran individu akan menjadi langka.
Namun, perilaku yang meningkatkan kebugaran kerabat tetapi menurunkan kebugaran aktor, mungkin tetap meningkat frekuensinya. Kerabat memang, secara definisi, membawa banyak gen yang sama. Ini adalah prinsip dasar di balik teori seleksi kerabat. Menurut teori ini, peningkatan kebugaran kerabat dapat lebih dari sekadar mengkompensasi hilangnya kebugaran dari pembantu (individu yang menampilkan perilaku).
Ini adalah kasus khusus dari model yang lebih umum, yang disebut kebugaran inklusif.