Negara maju (juga dikenal sebagai negara industri atau negara yang lebih maju secara ekonomi (MEDC)) adalah negara yang memiliki lebih banyak bisnis dan infrastruktur (jalan raya, bandara, listrik, dll) daripada negara berkembang. Angka-angka yang paling banyak digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi adalah produk domestik bruto (PDB) dan pendapatan per kapita (rata-rata uang per orang). Yang lainnya termasuk jumlah industri, berapa banyak infrastruktur yang ada, melek huruf, harapan hidup dan standar hidup dasar. Tidak ada cara yang pasti untuk mengatakan negara mana yang maju atau berkembang. Orang sering mendiskusikan pertanyaan tentang negara mana yang paling maju,

Negara-negara maju memiliki ekonomi pasca-industri, yang berarti bahwa sektor jasa menjadi lebih penting, dan sektor industri menjadi kurang penting. Pekerjaan sektor jasa adalah pekerjaan di mana seseorang melakukan sesuatu untuk orang lain, seperti menjual atau memperbaiki produk. Pekerjaan sektor industri sebenarnya membuat produk, biasanya di pabrik. Di negara maju, pekerjaan industri dapat dipindahkan (outsourcing) ke negara yang kurang berkembang yang membayar pekerja dengan upah yang lebih rendah. Negara-negara berkembang mungkin sedang dalam proses industrialisasi (membangun pabrik dan infrastruktur) dan negara-negara terbelakang biasanya bergantung pada pertanian, seringkali pertanian subsisten.

Negara industri pertama adalah Inggris, diikuti oleh Belgia. Negara-negara industri selanjutnya adalah Jerman, AS, Prancis, dan negara-negara Eropa Barat lainnya. Menurut Jeffrey Sachs, perpecahan antara negara maju dan negara berkembang saat ini sebagian besar merupakan peristiwa abad ke-20 . th