Kubisme adalah salah satu gerakan seni paling signifikan pada abad ke-20. Gerakan ini dimulai di Prancis sekitar tahun 1907, dan berkembang dari tahun 1910 hingga 1920-an. Dipelopori oleh Georges Braque dan Pablo Picasso.

Lukisan Pablo Picasso tahun 1907 Les Demoiselles d'Avignon adalah karya Kubisme awal. Rumah-rumah Georges Braque tahun 1908 di L'Estaque (dan karya-karya terkait) mendorong kritikus Louis Vauxcelles untuk merujuk pada "bizarreries cubiques" (keanehan kubik).

Pameran kelompok pertama yang terorganisir oleh Cubists berlangsung di Salon des Indépendants di Paris pada musim semi tahun 1911. Pameran ini menyertakan karya Jean Metzinger, Albert Gleizes, Fernand Léger, Robert Delaunay dan Henri Le Fauconnier, tetapi tidak ada karya Picasso dan Braque yang dipamerkan.

Menurut seorang sejarawan seni, ada tiga fase Kubisme. Ada "Kubisme Awal", (dari tahun 1906 hingga 1908) ketika gerakan ini awalnya dikembangkan oleh Picasso dan Braque. Pada fase kedua, "Kubisme Tinggi", (dari tahun 1909 hingga 1914), Juan Gris muncul sebagai eksponen penting setelah tahun 1911. Akhirnya, "Kubisme Akhir" (dari tahun 1914 hingga 1921) adalah fase terakhir Kubisme sebagai gerakan avant-garde radikal. Penekanan Douglas Cooper pada karya Braque, Picasso, Gris (dari tahun 1911) dan Léger (pada tingkat yang lebih rendah) adalah penilaian nilai yang disengaja.