Banyak terminal awal dibangun pada tahun 1930-an-1940-an ketika perjalanan udara menjadi populer. Terminal-terminal ini sering kali bergaya arsitektur art deco pada masa itu. Salah satu contoh dari tahun 1940 adalah Terminal Bandara Houston Municipal. Terminal bandara awal dibuka langsung ke landasan: penumpang akan berjalan kaki atau naik bus ke pesawat mereka. Desain ini masih umum di antara bandara-bandara kecil. Banyak bandara yang lebih besar memiliki "gerbang bus" untuk mengakses pesawat yang diparkir di luar terminal utama.
Dermaga
Desain dermaga menggunakan bangunan panjang dan sempit dengan pesawat yang diparkir di kedua sisinya. Salah satu ujungnya bergabung dengan area klaim tiket dan bagasi. Dermaga dapat menampung banyak pesawat dan mudah dirancang. Namun, seringkali jarak dari konter check-in ke gate cukup jauh. Di Bandara Internasional Kansai, jaraknya setengah mil. Sebagian besar bandara internasional besar memiliki dermaga, termasuk Bandara Internasional O'Hare Chicago, Bandara Internasional Larnaca, Bandara Internasional Frankfurt, Bandara Heathrow London, Bandara Fiumicino Roma, Bandara Schiphol Amsterdam, Bandara Internasional Murtala Muhammed, Bandara Internasional Kuala Lumpur, Bandara Internasional Bangkok, Bandara Internasional Beirut, Bandara Internasional Hong Kong, Bandara Internasional Allama Iqbal dan Bandara Internasional Miami.
Terminal satelit
Terminal satelit adalah bangunan yang tidak bergabung dengan bangunan bandara lainnya. Pesawat dapat parkir di sekitar seluruh bangunan. Bandara pertama yang menggunakan terminal satelit adalah Bandara London Gatwick. Penumpang menggunakan terowongan bawah tanah untuk berjalan ke satelit dari terminal utama. Ini juga merupakan pengaturan pertama di Bandara Internasional Los Angeles, tetapi sejak itu telah diubah menjadi tata letak dermaga. Bandara pertama yang menggunakan penggerak orang otomatis untuk menghubungkan terminal utama dengan satelit adalah Bandara Internasional Tampa. Contoh lainnya termasuk yang berikut ini:
- Bandara Internasional Charles de Gaulle Paris (Terminal 1)
- Bandara London Gatwick (Terminal Selatan)
- Bandara Internasional Orlando dan Bandara Internasional Pittsburgh memiliki terminal satelit multi-tiang.
- Dermaga A Bandara Brussels bergabung dengan bangunan utama melalui terowongan bawah tanah dan jalan setapak.
- Gerbang E Bandara Zurich digabungkan dengan kereta bawah tanah.
- Di Bandara Internasional Logan di Boston, Terminal A memiliki dua bagian gerbang, salah satunya adalah terminal satelit yang dihubungkan dengan jalan bawah tanah.
- Bandara Internasional Denver, Bandara Internasional General Mariano Escobedo, Bandara Internasional Cincinnati/Northern Kentucky, dan Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta memiliki terminal satelit linier yang digabungkan dengan jalur sentral.
- Bandara Internasional Kuala Lumpur memiliki terminal satelit berbentuk silang yang digunakan untuk penerbangan internasional.
- Bandara Internasional Seattle-Tacoma memiliki dua terminal satelit persegi panjang yang dihubungkan oleh sistem penggerak orang otomatis.
- Bandara Internasional Jinnah di Karachi memiliki satu terminal utama, dibagi menjadi dua concourse: Jinnah East Satellite Concourse, digunakan untuk penerbangan internasional, dan Jinnah West Satellite Concourse, digunakan untuk penerbangan domestik dan beberapa penerbangan internasional.
- Bandara Internasional McCarran di Las Vegas memiliki terminal satelit berbentuk X yang disatukan oleh dua penggerak orang otomatis.
Terminal setengah lingkaran
Beberapa bandara menggunakan terminal setengah lingkaran, dengan pesawat yang diparkir di satu sisi dan mobil di sisi lainnya. Desain ini mengakibatkan penumpang harus berjalan jauh untuk berganti pesawat, namun sangat mengurangi waktu tempuh antara check-in dan pesawat. Bandara-bandara yang dirancang dengan model ini antara lain Bandara Internasional Charles de Gaulle (terminal 2), Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai (terminal 2), Bandara Internasional Dallas/Fort Worth, Bandara Internasional Incheon Seoul, Bandara Pearson Toronto, Bandara Kansas City dan Bandara New Chitose Sapporo.
Lainnya
Desain terminal lain yang tidak biasa adalah mobile lounge. Penumpang diantar dari gerbang ke pesawat dengan kendaraan besar yang langsung merapat ke terminal dan pesawat. Bandara Internasional Washington Dulles, Bandara Internasional Mexico City, dan Bandara Internasional Mirabel telah menggunakan desain ini. Campuran tata letak juga ada. Bandara Internasional San Francisco dan Bandara Melbourne menggunakan tata letak dermaga-semikular dan tata letak dermaga.
Penggunaan umum
Desain terminal yang umum digunakan berarti maskapai penerbangan berbagi konter check-in, gerbang, dan sistem TI. Konter check-in dan gerbang dapat digunakan oleh maskapai penerbangan sesuai kebutuhan.