Bahan bakar hayati

Biofuel adalah bahan bakar dari bahan biologis yang baru saja mati atau hidup. Berbeda dengan bahan bakar fosil dari bahan biologis yang sudah lama mati. Biofuel dapat berbentuk padat, cair atau gas.

Bahan bakar hayati biasanya digunakan untuk menyalakan mobil, menghangatkan rumah dan untuk memasak. Perusahaan biofuel terutama berasal dari Eropa, Asia dan Amerika. Teknologi yang dikembangkan di Los Alamos National Lab bahkan memungkinkan polusi dikonversi menjadi biofuel terbarukan. Agrofuel adalah biofuel yang diproduksi dari tanaman tertentu, bukan dari proses limbah seperti TPA atau bahan daur ulang.

Ada dua cara umum untuk mengubah tanaman menjadi bahan bakar gas dan cair. Yang pertama adalah dengan menanam tanaman yang mengandung gula tinggi (misalnya tebu) atau pati (misalnya jagung), dan kemudian menggunakan ragi untuk memfermentasi etil alkohol (etanol). Yang kedua adalah menanam tanaman yang mengandung minyak nabati dalam jumlah tinggi, seperti minyak kelapa sawit, kedelai, dan ganggang. Apabila minyak ini dipanaskan, viskositasnya berkurang, dan minyak ini dapat dibakar langsung dalam mesin diesel, atau diproses secara kimiawi untuk menghasilkan bahan bakar seperti biodiesel. Selama ribuan tahun, kayu dan produk sampingannya telah dikonversi menjadi bahan bakar hayati seperti arang, gas kayu, metanol atau bahan bakar etanol. Juga memungkinkan untuk membuat etanol selulosa dari bagian tanaman yang tidak dapat dimakan, tetapi ini bisa mahal.

Biomassa padat juga digunakan. Kayu bakar telah digunakan selama ribuan tahun. Banyak bahan seperti kayu dan rerumputan dapat dikeringkan dan dibuat pelet dan dibakar, dan ini dapat digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik.

Pertanyaan dan Jawaban

T: Apa yang dimaksud dengan bahan bakar hayati?


J: Bahan bakar hayati adalah bahan bakar dari materi biologis yang baru saja tidak bernyawa atau hidup. Ini berbeda dengan bahan bakar fosil yang berasal dari bahan biologis yang sudah lama mati.

T: Apa saja bentuk biofuel yang bisa diambil?


J: Bahan bakar hayati bisa berbentuk padat, cair atau gas.

T: Di mana sebagian besar perusahaan biofuel berbasis?


J: Sebagian besar perusahaan biofuel terutama berlokasi di Eropa, Asia dan Amerika.

T: Bagaimana Lab Nasional Los Alamos mengubah polusi menjadi bahan bakar hayati terbarukan?


J: Laboratorium Nasional Los Alamos telah mengembangkan teknologi yang memungkinkan polusi dikonversi menjadi bahan bakar hayati terbarukan.

T: Apa yang dimaksud dengan bahan bakar nabati?


J: Agrofuel adalah bahan bakar hayati yang diproduksi dari tanaman tertentu, bukan dari proses limbah seperti TPA atau bahan daur ulang.

T: Bagaimana tanaman dikonversi menjadi bahan bakar gas dan cair?


J: Ada dua cara umum untuk mengubah tanaman menjadi bahan bakar gas dan cair - salah satu caranya adalah dengan menanam tanaman yang mengandung gula tinggi (misalnya tebu) atau pati (misalnya jagung), lalu menggunakan ragi untuk memfermentasi etil alkohol (etanol). Cara kedua adalah dengan menanam tanaman yang mengandung minyak nabati dalam jumlah tinggi, seperti kelapa sawit, kedelai dan ganggang, yang kemudian dapat dipanaskan sehingga viskositasnya berkurang dan dapat dibakar langsung dalam mesin diesel, atau diproses secara kimiawi untuk menghasilkan bahan bakar biodiesel.

T: Bagaimana kayu dan produk sampingannya telah digunakan selama ribuan tahun sebagai sumber energi?


J: Selama ribuan tahun, kayu dan produk sampingannya telah dikonversi menjadi berbagai jenis bahan bakar hayati, seperti arang, gas kayu, bahan bakar metanol atau etanol. Juga memungkinkan untuk membuat etanol selulosa dari bagian tanaman yang tidak dapat dimakan, tetapi proses ini bisa jadi mahal. Biomassa padat seperti kayu bakar juga telah digunakan selama berabad-abad untuk menghangatkan rumah dan memasak makanan.

AlegsaOnline.com - 2020 / 2023 - License CC3