Kebakaran liar adalah istilah umum yang mencakup kebakaran hutan, kebakaran padang rumput, kebakaran semak belukar, kebakaran semak belukar, dan kebakaran vegetasi lainnya di daerah pedesaan.
Kebakaran hutan terjadi di setiap benua kecuali Antartika. Kebakaran hutan dapat terjadi secara alami dan spontan, tetapi banyak yang disebabkan oleh manusia, baik secara tidak sengaja maupun sengaja. Catatan fosil dan sejarah manusia menunjukkan bahwa kebakaran hutan memang terjadi secara berkala. Peristiwa Oksigenasi Besar dan penyebaran tanaman darat membuat Bumi menjadi planet api.
Kebakaran hutan dapat menyebabkan kerusakan yang luas pada properti dan kehidupan manusia, tetapi kebakaran juga memiliki beberapa efek yang menguntungkan di kawasan hutan belantara. Beberapa spesies tanaman bergantung pada efek api untuk pertumbuhan dan reproduksi, meskipun kebakaran hutan yang besar juga dapat menimbulkan efek ekologis negatif.
Strategi pencegahan, deteksi, dan pemadaman kebakaran hutan telah bervariasi selama bertahun-tahun. Salah satu metode yang lebih kontroversial adalah pembakaran terkendali: Orang mengizinkan atau menyalakan api kecil untuk membakar sebagian bahan bakar yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Meskipun beberapa kebakaran hutan terjadi di daerah hutan terpencil, kebakaran tersebut dapat menyebabkan kerusakan yang luas pada rumah dan properti lainnya di zona antara daerah yang sudah berkembang dan hutan belantara yang belum berkembang.


