Bisnis kecil

Bisnis kecil, kadang-kadang disebut toko mom and pop oleh beberapa orang di Amerika Serikat, adalah bisnis yang dimiliki dan dioperasikan secara pribadi. Mereka memiliki sejumlah kecil karyawan dan tidak menjual banyak barang. Apakah hukum mengatakan bahwa suatu bisnis itu "kecil" atau tidak, berbeda di berbagai negara dan industri.

  • Australian Fair Work Act 2009 mengatakan bahwa bisnis kecil adalah bisnis dengan kurang dari 15 karyawan.
  • Di Uni Eropa, untuk disebut "kecil", sebuah bisnis harus memiliki kurang dari 50 karyawan.[1]
  • Di Amerika Serikat, sebuah bisnis harus memiliki kurang dari 500 karyawan agar memenuhi syarat untuk beberapa program Small Business Administration.
  • Di India, bisnis dengan karyawan kurang dari sepuluh orang termasuk dalam "Sektor tidak terorganisir".

Bisnis kecil adalah hal yang umum di banyak negara. Beberapa contohnya termasuk: toko serba ada, toko-toko kecil lainnya (seperti toko roti), penata rambut, pedagang, pengacara, akuntan, restoran, wisma tamu, fotografer, manufaktur skala kecil, dan bisnis online, seperti desain web dan pemrograman.

Bisnis kecil di Dalrymple Street di Greenock, SkotlandiaZoom
Bisnis kecil di Dalrymple Street di Greenock, Skotlandia

Hal-hal baik tentang bisnis kecil

Bisnis kecil bisa dimulai dengan biaya yang sangat rendah. Bisnis ini juga tidak perlu buka sepanjang waktu.

Kemandirian adalah hal baik lainnya tentang memiliki bisnis kecil. Mampu beroperasi sendiri adalah hal yang baik bagi pemilik bisnis kecil. Pemilik usaha kecil bisa membuat keputusan sendiri tentang apa yang ingin mereka lakukan dengan perusahaan mereka. Namun, para pengusaha sering kali harus bekerja dalam waktu yang sangat panjang dan memahami bahwa pelanggan mereka adalah bos mereka.

Banyak organisasi di Amerika Serikat yang juga memberikan bantuan kepada usaha kecil, seperti Internal Revenue Service's Small Business and Self-Employed One-Stop Resource.

Masalah untuk bisnis kecil

Bisnis kecil sering menghadapi banyak masalah karena ukurannya.

Di Amerika Serikat, beberapa kekhawatiran terbesar pemilik usaha kecil adalah biaya asuransi, biaya energi yang tinggi dan pajak.

Masalah lain bagi beberapa bisnis kecil adalah kenyataan bahwa bisnis yang jauh lebih besar dapat memengaruhi peluang mereka untuk sukses.

Pertanyaan dan Jawaban

T: Apa yang dimaksud dengan bisnis kecil?


J: Bisnis kecil adalah bisnis yang dimiliki dan dioperasikan secara pribadi yang biasanya memiliki sedikit karyawan dan tidak menjual banyak produk atau layanan.

T: Bagaimana bisnis kecil didefinisikan di berbagai negara?


J: Definisi bisnis kecil bervariasi dari satu negara ke negara lain. Misalnya, di Australia, Fair Work Act 2009 menyatakan bahwa bisnis kecil adalah bisnis dengan jumlah karyawan kurang dari 15 orang, sementara di Uni Eropa harus memiliki kurang dari 50 orang karyawan dan di Amerika Serikat harus memiliki kurang dari 500 orang karyawan agar memenuhi syarat untuk beberapa program Small Business Administration. Di India, bisnis dengan karyawan kurang dari sepuluh orang dianggap sebagai bagian dari "Sektor tidak terorganisir".

T: Apa saja contoh bisnis kecil?


J: Beberapa contoh umum bisnis kecil termasuk toko serba ada, toko-toko lokal lainnya (seperti toko roti), penata rambut, pedagang, pengacara, akuntan, restoran, wisma tamu, fotografer, perusahaan manufaktur berskala kecil, dan bisnis online seperti desain web dan pemrograman.

T: Apakah ada definisi resmi mengenai apa yang dimaksud dengan bisnis "kecil"?


J: Ya - negara dan industri yang berbeda memiliki definisi mereka sendiri untuk apa yang merupakan bisnis "kecil". Misalnya di Australia, Fair Work Act 2009 mengatakan bahwa bisnis kecil adalah bisnis yang memiliki kurang dari 15 karyawan, sementara di Eropa harus memiliki kurang dari 50 karyawan, dan di Amerika Serikat harus memiliki kurang dari 500 karyawan agar memenuhi syarat untuk beberapa program Small Business Administration. Di India, bisnis yang memiliki kurang dari sepuluh karyawan dianggap sebagai bagian dari "Sektor tidak terorganisir".

T: Apakah semua jenis bisnis memenuhi syarat untuk diklasifikasikan sebagai "kecil"?


J: Tidak - tidak semua jenis bisnis dapat diklasifikasikan sebagai "kecil" menurut kriteria tertentu yang ditetapkan oleh negara atau industri yang berbeda. Misalnya di Australia, Fair Work Act 2009 menyatakan bahwa hanya bisnis dengan anggota staf kurang dari 15 orang yang dapat digolongkan sebagai "kecil" sedangkan negara lain mungkin memerlukan lebih banyak atau lebih sedikit anggota staf sebelum dapat digolongkan demikian.

T: Apakah diklasifikasikan sebagai "kecil" bermanfaat untuk semua jenis perusahaan?


J: Ya - diklasifikasikan sebagai "kecil" sering kali dapat memberikan manfaat tertentu seperti akses ke hibah pemerintah atau insentif pajak yang mungkin tidak dapat diperoleh perusahaan yang lebih besar.

AlegsaOnline.com - 2020 / 2023 - License CC3