Kontinuitas retroaktif, atau retcon, adalah ketika beberapa detail dalam cerita fiksi, seperti film, TV, atau serial buku, ditambahkan, diubah, atau diabaikan di bagian selanjutnya dari serial tersebut. Hal ini bisa terjadi karena beberapa alasan yang berbeda, seperti memperbaiki lubang plot atau menyingkirkan detail yang tidak disukai oleh banyak orang.

Ada beberapa jenis retcons utama.

Yang pertama adalah penambahan. Ini adalah detail baru yang ditambahkan untuk memberikan pemahaman baru kepada pembaca atau penonton tentang cerita. Detail ini tidak akan direncanakan ketika sebuah seri pertama kali dibuat. Misalnya, banyak orang yang menonton Star Wars Episode IV: A New Hope mengeluh bahwa Death Star memiliki titik lemah yang mudah terlihat dan ditempatkan dengan buruk. Hal ini membuatnya lebih mudah dihancurkan. George Lucas, penulis Star Wars, tidak memiliki penjelasan mengapa. Namun, penulis prekuelnya, Rogue One, kemudian menjelaskan hal ini. Mereka menulis cerita sehingga karakter Galen Erso, yang merupakan ayah tokoh utama Jyn Erso, membuat titik lemahnya mudah terlihat dan sengaja ditempatkan dengan buruk. Hal ini dilakukannya agar ia bisa membantu Rebel Alliance menghancurkannya.

Yang kedua adalah perubahan. Ini adalah detail yang bertentangan dengan detail yang sudah diberikan. Ini disebut kontradiksi. Misalnya, dalam Metal Gear Solid 2, penjahat Revolver Ocelot memberi tahu karakter utama Solid Snake bahwa Big Boss berusia akhir lima puluhan ketika dia memberikan gennya untuk membuat klon. Ini adalah tahun 1972. Namun, dalam prekuel Metal Gear Solid 3, Big Boss adalah karakter utama. Permainan diatur pada tahun 1964, tetapi Big Boss bahkan tidak mendekati usia akhir empat puluhan atau awal lima puluhan, yang merupakan usia yang seharusnya.

Yang ketiga adalah pengurangan. Ini adalah detail yang diabaikan atau dilupakan kemudian dalam sebuah seri. Misalnya, dalam film X-Men Origins: Wolverine, penjahat Kolonel Stryker bereksperimen pada pahlawan super Deadpool dan mengubahnya menjadi Weapon 11. Hal ini membuat para penggemar Deadpool sangat tidak senang sehingga ketika film Deadpool keluar, film itu sama sekali mengabaikan cerita yang diberikan dalam X-Men Origins.