Isi

·         1 Pendahuluan

o    1.1 Perbedaan antara Disk fisik dan disk logis

o    1.2 Membaca dan menulis data

o    1.3 Apa itu RAID?

o    1.4 Mengapa menggunakan RAID?

o    1.5 Sejarah

·         2 Konsep dasar yang digunakan oleh sistem RAID

o    2.1 Caching

o    2.2 Pencerminan: Lebih dari satu salinan data

o    2.3 Striping: Sebagian data berada pada disk lain

o    2.4 Koreksi kesalahan dan kesalahan

o    2.5 Hot spares: menggunakan lebih banyak disk daripada yang dibutuhkan

o    2.6 Ukuran stripe dan ukuran chunk: menyebarkan data ke beberapa disk

o    2.7 Menyatukan disk: JBOD, penggabungan atau spanning

o    2.8 Klon Drive

o    2.9 Pengaturan yang berbeda

·         3 Dasar-dasar: tingkat RAID sederhana

o    3.1 Level RAID yang umum digunakan

§  3.1.1 RAID 0 "striping"

§  3.1.2 RAID 1 "pencerminan"

§  3.1.3 RAID 5 "striping dengan paritas terdistribusi"

§  3.1.4 Gambar

o    3.2 Level RAID yang digunakan lebih sedikit

§  3.2.1 RAID 2

§  3.2.2 RAID 3 "striping dengan paritas khusus"

§  3.2.3 RAID 4 "striping dengan paritas khusus"

§  3.2.4 RAID 6

§  3.2.5 Gambar

o    3.3 Tingkat RAID non-standar

§  3.3.1 Paritas ganda / Paritas diagonal

§  3.3.2 RAID-DP

§  3.3.3 RAID 1.5

§  3.3.4 RAID 5E, RAID 5EE dan RAID 6E

§  3.3.5 RAID 7

§  3.3.6 Intel Matrix RAID

§  3.3.7 Driver Linux MD RAID

§  3.3.8 RAID Z

§  3.3.9 Gambar

·         4 Menggabungkan level RAID

·         5 Membuat RAID

o    5.1 RAID Perangkat Lunak

o    5.2 RAID Perangkat Keras

o    5.3 RAID yang dibantu perangkat keras

·         6 Istilah berbeda yang terkait dengan kegagalan perangkat keras

o    6.1 Tingkat kegagalan

o    6.2 Waktu rata-rata untuk kehilangan data

o    6.3 Waktu rata-rata untuk pemulihan

o    6.4 Tingkat kesalahan bit yang tidak dapat dipulihkan

·         7 Masalah dengan RAID

o    7.1 Menambahkan disk di lain waktu

o    7.2 Kegagalan yang terkait

o    7.3 Atomisitas

o    7.4 Data yang tidak dapat dipulihkan

o    7.5 Keandalan cache tulis

o    7.6 Kompatibilitas peralatan

·         8 Apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan RAID

o    8.1 Apa yang bisa dilakukan RAID

o    8.2 Apa yang tidak bisa dilakukan RAID

·         9 Contoh

·         10 Referensi

·         11 Situs web lain

RAID adalah akronim yang merupakan singkatan dari Redundant Array of Inexpensive Disks atau Redundant Array of Independent Disks. RAID adalah istilah yang digunakan dalam komputasi. Dengan RAID, beberapa hard disk dibuat menjadi satu disk logis. Ada beberapa cara berbeda yang dapat dilakukan. Masing-masing metode yang menyatukan hard disk memiliki beberapa manfaat dan kekurangan dibandingkan menggunakan drive sebagai disk tunggal, independen satu sama lain. Alasan utama mengapa RAID digunakan adalah:

  • Untuk membuat kehilangan data lebih jarang terjadi. Ini dilakukan dengan memiliki beberapa salinan data.
  • Untuk mendapatkan lebih banyak ruang penyimpanan dengan memiliki banyak disk yang lebih kecil.
  • Untuk mendapatkan fleksibilitas yang lebih besar (Disk bisa diubah atau ditambahkan sementara sistem tetap berjalan)
  • Untuk mendapatkan data lebih cepat.

Tidaklah mungkin untuk mencapai semua tujuan ini pada saat yang sama, sehingga pilihan perlu dibuat.

Ada juga beberapa hal buruk:

  • Pilihan-pilihan tertentu dapat melindungi data yang hilang karena satu (atau sejumlah) disk gagal. Namun, pilihan-pilihan ini tidak melindungi terhadap data yang dihapus atau ditimpa.
  • Dalam beberapa konfigurasi, RAID dapat mentolerir satu atau sejumlah disk yang gagal. Setelah disk yang gagal diganti, data perlu direkonstruksi. Tergantung pada konfigurasi dan ukuran disk, rekonstruksi ini bisa memakan waktu lama.
  • Jenis kesalahan tertentu akan membuatnya tidak mungkin untuk membaca data

Sebagian besar karya tentang RAID didasarkan pada makalah yang ditulis pada tahun 1988.

Perusahaan-perusahaan telah menggunakan sistem RAID untuk menyimpan data mereka sejak teknologi ini dibuat. Ada berbagai cara di mana sistem RAID dapat dibuat. Sejak penemuannya, biaya untuk membangun sistem RAID telah turun banyak. Untuk alasan ini, bahkan beberapa komputer dan peralatan yang digunakan di rumah memiliki beberapa fungsi RAID. Sistem seperti itu dapat digunakan untuk menyimpan musik atau film, misalnya.