Babi adalah mamalia dalam genus Sus. Mereka termasuk babi domestik dan nenek moyangnya, babi hutan Eurasia umum (Sus scrofa), dan spesies lainnya. Babi termasuk dalam keluarga Suidae dari ungulata berujung genap.
Yang terkait, tetapi di luar genus, adalah babirusa dan babi hutan. Babi, seperti semua suid, berasal dari Dunia Lama. Bayi babi disebut anak babi. Babi adalah omnivora dan merupakan hewan yang sangat sosial dan cerdas.
Babi memiliki tubuh yang gemuk, berbentuk tong, dengan kaki pendek.
Daging babi domestik dimakan sebagai makanan dan disebut daging babi. Agama Yahudi dan Muslim, dan beberapa denominasi Kristen, percaya bahwa makan daging babi adalah salah. Peternak babi menjaga agar hewan-hewan tersebut tidak terkena penyakit atau parasit yang dapat membahayakan manusia.
Babi domestik memiliki warna, bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Mereka biasanya berwarna merah muda, tetapi babi kecil yang dipelihara sebagai hewan peliharaan (babi berperut buncit) terkadang memiliki warna lain. Babi berguling-guling di lumpur untuk melindungi diri dari sinar matahari. Banyak orang mengira bahwa babi itu kotor dan bau. Faktanya, mereka berguling-guling di lumpur untuk menjauhkan serangga dan kutu dari kulit mereka. Hal ini juga membantu menjaga kulit mereka tetap lembab dan menurunkan suhu tubuh mereka pada hari-hari yang panas. Mereka adalah omnivora, yang berarti mereka memakan tumbuhan dan hewan.
Babi adalah hewan yang cerdas. Mereka bahkan mampu belajar cara bermain video game. Babi biasanya digunakan sebagai hewan pekerja. Mereka digunakan untuk berburu truffle, menarik gerobak dan mengendus ranjau darat. Ada perlombaan babi.


