Modulasi, dalam musik, berarti bahwa musik berubah kunci. Sepotong musik mungkin, misalnya, "dalam kunci C mayor" (artinya menggunakan nada-nada skala C mayor, dan C terdengar seperti "kunci rumah" atau "tonik" seperti yang disebut dalam teori musik). Kemudian bisa dimodulasi ke G mayor sehingga G sekarang terasa seperti kunci rumah dan nada-nada skala G mayor digunakan (F akan menjadi F sharps).

Modulasi seperti di atas sangat umum, karena G berhubungan erat dengan C (ini adalah nada ke-5 dalam skala C mayor: "dominan"). Modulasi ke subdominan (nada ke-4 dari tangga nada) juga umum (misalnya dari C mayor ke Fmajor). Musik sering kali termodulasi ke minor relatif (misalnya C mayor ke A minor).

Modulasi yang menuju ke kunci yang toniknya bukan bagian dari kunci asli disebut "modulasi kromatik". Modulasi dari C mayor ke A flat mayor akan menjadi modulasi kromatik karena A flat bukanlah nada dalam skala C mayor.

Sebagian besar musik akan mengalami modulasi, terutama jika musiknya panjang. Hal ini memberikan variasi musik dan membantu memberikan bentuk: semakin jauh dari tonik, semakin banyak ketegangan yang ada. Ketika musik akhirnya kembali ke kunci aslinya, rasanya seperti pulang ke rumah.