Interdisipliner adalah ketika dua atau lebih subjek (disiplin akademis) bergabung. Hal ini terjadi ketika suatu masalah tumpang tindih dengan batas-batas akademik tradisional. Istilah lain yang memiliki arti hampir sama adalah multidisiplineritas dan lintas disiplin.
Contoh-contoh memperjelas apa yang dimaksud:
- Untuk menyelidiki sel hidup, subjek-subjek ini bergabung bersama: genetika, fisika, kimia, sitologi.
Ketika mereka bergabung, bidang yang mereka bentuk disebut biologi sel pada tingkat sel, atau biologi molekuler pada tingkat makromolekul.
Contoh lainnya termasuk kecerdasan buatan, studi budaya, sibernetika, linguistik komputasi, teknik biomedis, dan sebagainya. Kimia fisik, biokimia, dan astrofisika pasti merupakan beberapa yang pertama.
Di banyak universitas, departemen tradisional (misalnya botani, zoologi) dihapuskan, dan departemen baru yang lebih luas seperti 'Sekolah ilmu biologi' dibentuk. Di dalam payung ini, penelitian dan tim pengajar didasarkan pada masalah interdisipliner, seperti ekologi atau pembelahan sel atau sejarah Bumi. Ada beberapa spesialisasi yang diperlukan yang tidak cocok dengan mudah ke dalam sistem baru. Contohnya adalah taksonomi (Anda masih membutuhkan orang untuk mengidentifikasi hewan) dan bidang-bidang seperti parasitologi dan botani pertanian.
Sebuah sistem yang bekerja di beberapa universitas adalah menunjuk staf ke Sekolah (biasanya Humaniora, Sains. Ilmu sosial dan Teknologi) dan membiarkan staf bergabung dengan kelompok-kelompok yang paling sesuai dengan keahlian mereka.