Samudera Iapetus ada di era Neoproterozoikum dan Palaeozoikum (antara 600 dan 400 juta tahun yang lalu). Samudera ini berada di belahan bumi selatan, di antara tiga paleocontinents. Lautan menghilang ketika ketiga benua ini bergabung membentuk satu daratan besar. Benua besar itu telah diberi berbagai nama, seperti Laurussia atau benua Batu Pasir Merah Tua. Mungkin nama terbaiknya adalah Euramerica, karena pada dasarnya benua ini adalah Amerika dan Eropa yang saling menempel.

Samudera Iapetus berada di antara massa benua yang nantinya secara kasar akan membentuk pantai-pantai yang berlawanan dari Samudera Atlantik. Itu adalah semacam pendahulu Atlantik.

Pada awal abad 19th , ahli paleontologi Amerika Charles Doolittle Walcott memperhatikan perbedaan trilobita bentik Paleozoikum awal di kedua sisi garis yang kemudian disebut Iapetus Suture.

Yang disebut "fauna Pasifik" dari Laurentia, seperti yang ditemukan di Skotlandia dan Newfoundland bagian barat, sangat berbeda dengan yang ada di Baltica, yang sering disebut "fauna Atlantik". Yang terakhir ini ditemukan di bagian selatan Kepulauan Inggris dan Newfoundland timur. Para ahli geologi pada awal abad 20th mengira sebuah palung besar, yang disebut geosyncline, telah ada di antara Skotlandia dan Inggris pada awal Paleozoikum, yang membuat kedua belah pihak terpisah.

Dengan berkembangnya lempeng tektonik pada tahun 1960-an, para ahli geologi menyimpulkan bahwa Samudra Atlantik pasti memiliki pendahulu sebelum masa Pangaea. Samudera itu telah tertutup ketika tiga benua bergabung, menghasilkan Iapetus Suture.