Dalam Botani, tanaman semusim adalah tanaman yang biasanya berkecambah, berbunga dan mati dalam satu tahun. Tanaman semusim sejati hanya akan hidup lebih lama dari satu tahun jika mereka dicegah untuk tidak berbiji. Beberapa tanaman tanpa biji juga bisa dianggap sebagai tanaman semusim meskipun mereka tidak berbunga.

Dalam berkebun, tanaman semusim sering mengacu pada tanaman yang ditanam di luar ruangan pada musim semi dan musim panas dan bertahan hanya untuk satu musim tanam. Banyak tanaman pangan, atau ditanam sebagai tanaman semusim, termasuk sebagian besar biji-bijian peliharaan. Beberapa tanaman keras dan tanaman dua tahunan ditanam di kebun sebagai tanaman semusim untuk kenyamanan, terutama jika mereka tidak dianggap tahan dingin untuk iklim setempat. Wortel, seledri dan peterseli adalah tanaman semusim sejati yang biasanya ditanam sebagai tanaman tahunan untuk akar, tangkai daun dan daunnya yang dapat dimakan. Tomat, ubi jalar dan paprika adalah tanaman keras yang lembut yang biasanya ditanam sebagai tanaman semusim.

Tanaman hias semusim sering disebut tanaman tempat tidur. Tanaman semusim sering digunakan di taman untuk memberikan percikan warna, karena mereka cenderung memiliki musim mekar yang lebih lama daripada tanaman keras herba yang kuat.

Contoh tanaman semusim sejati termasuk jagung, selada, kacang polong, kembang kol, semangka, kacang, zinnia dan marigold.