Ular jagung (Pantherophis guttatus) adalah spesies ular tikus Amerika Utara yang membunuh mangsa kecil dengan cara penyempitan.

Ular jagung ditemukan di seluruh Amerika Serikat bagian tenggara dan tengah. Mereka sering dipelihara sebagai hewan peliharaan. Mereka mencapai ukuran sedang 3,9-6,0 kaki (1,2-1,8 m). Di alam liar, mereka biasanya hidup sekitar 6-8 tahun, tetapi di penangkaran dapat hidup hingga 23 tahun atau lebih.

Ular jagung terlihat mirip dengan ular copperhead yang berbisa dan sering dibunuh karena kemiripan ini. Ular jagung tidak berbahaya dan bermanfaat bagi manusia. Ular jagung adalah salah satu ular yang paling umum dipelihara sebagai hewan peliharaan, di samping ular garter dan ular sanca bola. Ular jagung tidak memiliki bisa dan membantu mengendalikan populasi hama hewan pengerat liar yang merusak tanaman dan menyebarkan penyakit. Ular ini dapat dibedakan dari copperhead dengan warna yang lebih cerah, bentuknya yang ramping, dan tidak memiliki lubang penginderaan panas.

Meskipun ular jagung dibedakan oleh sisiknya yang berwarna oranye merah terang, kemungkinan mutasi dapat terjadi sepenuhnya menolak pigmen ini, mengubah penampilannya. Mutasi dua warna yang diketahui terjadi adalah albinisme dan anerythrism. Ular yang homozigot untuk albinisme tidak memiliki pigmen hitam, dan ular yang homozigot untuk anerythrism tidak memiliki pigmen merah.

Ular jagung dinamakan demikian karena spesies ini sering berada di dekat toko gandum, di mana ular ini memangsa tikus dan tikus yang memakan jagung yang dipanen. Oxford English Dictionary mengutip penggunaan ini sejak tahun 1675. Beberapa sumber menyatakan bahwa ular jagung dinamai demikian karena pola sisik perut ular yang khas dan hampir kotak-kotak menyerupai biji jagung beraneka ragam. Terlepas dari asal-usul nama tersebut, referensi jagung dapat menjadi mnemonik yang berguna untuk mengidentifikasi mereka. Makanan mereka di alam liar terutama terdiri dari hewan pengerat, amfibi kecil, burung dan/atau telurnya, jenis telur lainnya, dan sebagainya. Namun, mereka tidak dikenal karena memakan serangga. Di penangkaran, mereka biasanya diberi makan tikus kelingking dan jenis makhluk lain seperti di atas.