Interaksi kuat (atau gaya nuklir kuat) adalah salah satu dari empat gaya fundamental. Yang lainnya adalah elektromagnetisme, interaksi lemah, dan gravitasi. Mereka disebut gaya fundamental karena mereka tidak dapat dibuat lebih sederhana.
Gaya nuklir kuat menyatukan sebagian besar materi biasa. Meskipun merupakan gaya fundamental yang paling kuat, 1038 (1 diikuti 38 nol) kali lebih kuat dari gravitasi, interaksi kuat hanya bekerja pada jarak beberapa femtometer (fm). Ini sekitar 10−15 (0,000000000000001) meter panjangnya.
Para ilmuwan sering membaginya menjadi dua bagian: gaya warna dan gaya nuklir. Pada jarak 0,8 fm dan kurang, gaya warna menyatukan partikel subatomik, seperti proton dan neutron. Pada jarak 1 hingga 3 fm, gaya nuklir mengikat partikel subatomik ke dalam inti atom.
Interaksi kuat sering dianggap dikendalikan oleh gluon, yang 'merekatkan' quark bersama-sama melalui gaya kuat. Gluon dapat dipertukarkan (dipindahkan) antara quark, antiquark, dan gluon lainnya. Semua partikel tersebut dikatakan membawa 'muatan warna', sesuatu yang dimiliki partikel elementer seperti muatan listrik. Partikel-partikel dengan muatan warna bertukar gluon, seperti bagaimana partikel-partikel dengan muatan listrik bertukar foton.
Dalam teori kromodinamika kuantum (QCD), gaya kuat adalah interaksi antara quark dan gluon. Kromodinamika kuantum adalah teori yang menjelaskan warna yang berbeda [rujukan?] Gaya kuat adalah gaya dasar yang dikendalikan oleh gluon, mempengaruhi quark, antiquark, dan gluon itu sendiri.
Gaya kuat hanya mempengaruhi quark secara langsung. Di antara hadron, gaya kuat dikenal sebagai gaya nuklir. Gaya kuat adalah alasan mengapa kita tidak dapat melihat quark bebas, yaitu quark yang berdiri sendiri. Peristiwa ini disebut colour confinement, sebuah teori yang mengatakan bahwa Anda hanya dapat melihat hadron.


