Diratifikasi pada tanggal 18 Agustus 1920, Amandemen Kesembilan Belas (Amandemen XIX) Konstitusi Amerika Serikat memberikan hak kepada wanita Amerika untuk memilih. Amandemen ini menandai akhir dari perjuangan panjang bagi perempuan di Amerika Serikat yang dimulai pada pertengahan abad kesembilan belas. Gerakan yang disebut hak pilih perempuan, menandai perubahan radikal dalam cara pandang perempuan di Amerika. Ketika Konstitusi ditulis, diterima bahwa seorang wanita tidak memiliki identitas hukum yang terpisah dari suaminya. Hak pilih perempuan menantang konsep itu. Amandemen Kesembilan Belas membatalkan keputusan sebelumnya oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat dalam Minor v. Happersett. Pengadilan menyatakan bahwa hak untuk memilih, yang dijamin oleh Amandemen Keempat Belas untuk semua warga negara Amerika Serikat, tidak berlaku untuk wanita. Wanita adalah warga negara, tetapi tidak memiliki hak untuk memilih. Amandemen Kesembilan Belas pertama kali diperkenalkan di Kongres pada tahun 1878 oleh Senator Aaron A. Sargent. RUU yang menyerukan amandemen tersebut diperkenalkan dengan tidak berhasil setiap tahun selama 40 tahun ke depan. Akhirnya, pada tahun 1919, Kongres menyetujui amandemen dan menyerahkannya ke negara bagian untuk diratifikasi. Setahun kemudian Tennessee memberikan suara terakhir yang diperlukan untuk menambahkan amandemen ke Konstitusi.