Momentum linear, momentum translasi atau momentum sederhana adalah hasil kali massa benda dan kecepatannya:
p = m v {\displaystyle \mathbf {p} =m\mathbf {v} }
di mana p adalah momentum, m adalah massa dan v adalah kecepatan.
Momentum dapat dianggap sebagai "kekuatan" ketika sebuah benda bergerak, yang berarti seberapa besar gaya yang dapat dimilikinya pada benda lain. Sebagai contoh,
- bola bowling (massa besar) yang bergerak sangat lambat (kecepatan rendah) dapat memiliki momentum yang sama dengan bola baseball (massa kecil) yang dilempar dengan cepat (kecepatan tinggi).
- Peluru adalah contoh lain di mana momentumnya sangat-sangat tinggi, karena kecepatannya yang luar biasa.
- Contoh lain di mana tingkat kecepatan yang sangat rendah menyebabkan momentum yang lebih besar adalah dorongan anak benua India ke arah seluruh Asia, menyebabkan kerusakan yang serius, seperti gempa bumi di daerah Himalaya. Dalam contoh ini, anak benua bergerak lambat beberapa inci per tahun tetapi massa anak benua India sangat tinggi.
Momentum adalah besaran vektor, yang memiliki arah dan besaran. Satuannya adalah kg m/s (kilogram meter per detik) atau N s (newton second).
Momentum adalah kuantitas yang dilestarikan, artinya total momentum awal suatu sistem harus sama dengan total momentum akhir sistem. Momentum total tetap tidak berubah.