Ekonomi pasar

Ekonomi pasar adalah ekonomi di mana harga produk dan jasa dipilih dalam sistem harga bebas yang ditentukan oleh penawaran dan permintaan. Ini dimulai sekitar akhir abad ke-18, setelah Revolusi Industri. Karya utamanya adalah The Wealth of Nations karya Adam Smith, 1776.

Ekonomi pasar telah banyak digunakan karena efisiensinya (kemampuan untuk bekerja dengan baik). Namun, ekonomi pasar juga telah dikritik karena keegoisannya dan perbedaan antara si kaya dan si miskin. Di dunia nyata, ekonomi pasar bukanlah murni ekonomi pasar, karena masyarakat dan pemerintah mengendalikannya dengan beberapa cara, bukan kekuatan pasar. Ungkapan ekonomi pasar bebas kadang-kadang digunakan sama dengan ekonomi pasar. Pemenang Hadiah Nobel Ekonomi, Ludwig von Mises, mengatakan bahwa ekonomi pasar tetaplah ekonomi pasar meskipun pemerintah ikut menentukan harga.

Dalam ekonomi pasar, hal-hal berikut ini akan benar:

  1. Faktor-faktor produksi dimiliki secara pribadi. Produksi terjadi dari inisiatif pemiliknya.
  2. Satu-satunya cara untuk mendapatkan pendapatan adalah melalui layanan, atau melalui keuntungan perusahaan swasta.
  3. Tidak ada ekonomi terencana
  4. Tidak ada peraturan ekonomi
  5. Para peserta pasar bebas memilih produk yang mereka beli, profesi yang mereka jalankan, dan apakah akan menabung atau menginvestasikan uang mereka.

Kadang-kadang, ekonomi pasar tidak bekerja seperti yang diharapkan, berikut ini dapat diamati:

Halaman terkait

  • pasar

Pertanyaan dan Jawaban

Pertanyaan.
J: Ekonomi pasar adalah sistem ekonomi di mana harga barang dan jasa ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan, bukan oleh intervensi pemerintah. Dimulai sekitar akhir tahun 1700-an, setelah Revolusi Industri, dan dipopulerkan oleh karya Adam Smith pada tahun 1776, The Wealth of Nations.

Apa saja keuntungan dari ekonomi pasar?


J: Ekonomi pasar sering dipuji karena efisiensinya dalam mengalokasikan sumber daya dengan cepat dan efisien berdasarkan permintaan konsumen. Hal ini juga mendorong perusahaan untuk bersaing satu sama lain, menghasilkan produk yang lebih baik dengan biaya yang lebih rendah.

T: Apa saja kritik terhadap ekonomi pasar?


J: Para pengkritik berpendapat bahwa ekonomi pasar dapat menyebabkan ketidaksetaraan antara individu atau kelompok kaya dan miskin karena akses yang tidak setara terhadap sumber daya atau peluang. Hal ini juga dapat mengarah pada eksploitasi jika pekerja tidak dibayar dengan upah yang adil untuk pekerjaan mereka atau jika perusahaan mengeksploitasi konsumen melalui praktik-praktik yang menipu.

T: Bagaimana regulasi pemerintah memengaruhi ekonomi pasar?


J: Pada kenyataannya, sebagian besar ekonomi bukanlah ekonomi pasar bebas murni, karena pemerintah melakukan intervensi dengan berbagai cara, seperti menetapkan upah minimum atau mengatur industri tertentu. Intervensi semacam itu dapat membantu melindungi hak-hak pekerja atau memastikan persaingan yang adil di antara perusahaan-perusahaan, tetapi juga dapat membatasi pertumbuhan ekonomi jika regulasi menjadi terlalu ketat.

T: Faktor-faktor apa saja yang menentukan output dalam ekonomi pasar?


J: Dalam ekonomi pasar bebas murni, produksi didasarkan pada inisiatif pemilik pribadi dari faktor-faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal). Mereka memperoleh pendapatan baik dari penyediaan layanan atau dari keuntungan penjualan barang dan jasa. Proses ini tidak melibatkan aktivitas ekonomi yang terencana atau ekonomi regulasi.

T. Dapatkah peserta secara bebas memilih apa yang mereka beli dalam ekonomi pasar?


J: Ya, peserta dalam ekonomi pasar bebas memiliki kebebasan untuk memutuskan apa yang akan dibeli dan dijual, pekerjaan apa yang akan ditekuni, dan bagaimana cara menabung atau menginvestasikan uang mereka. Namun, kebebasan ini mungkin terbatas tergantung pada situasi ekonomi atau ketersediaan sumber daya/peluang di pasar.

T: Apa yang terjadi jika pasar tidak berjalan seperti yang diharapkan?


J: Ketika pasar tidak berfungsi secara efisien, mungkin ada kekurangan atau kelebihan barang/jasa tertentu karena kesalahan alokasi sumber daya yang disebabkan oleh sinyal harga yang salah yang dikirim oleh pembeli/penjual di pasar; hal ini dapat menyebabkan harga yang lebih tinggi bagi konsumen ketika ada lebih sedikit pilihan pembelian.

AlegsaOnline.com - 2020 / 2023 - License CC3