Sejarah Uni Soviet dari tahun 1985 hingga 1991 mencakup pembubaran Uni Soviet. (Pembubaran berarti berakhir atau terpecah) Pembubaran Uni Soviet menggambarkan berakhirnya Uni Soviet sebagai negara yang terpisah.

Uni Soviet memiliki banyak wilayah yang disebut "republik". Mereka semua adalah bagian dari Kekaisaran Rusia sebelum tahun 1917. Semua "republik" ini adalah bagian dari Uni Soviet, dan Uni Soviet adalah satu negara. Setelah Uni Soviet dibubarkan, semua republik menjadi negara merdeka. Nama-nama negara ini adalah: Armenia, Azerbaijan, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Moldova, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, Uzbekistan, Georgia, Estonia, Latvia, dan Lithuania.

Rusia adalah kasus khusus, karena masih memiliki sejumlah bekas republik di dalam perbatasannya. Itulah sebabnya negara ini disebut Federasi Rusia. Ada delapan Distrik Federal dan 83 yang disebut "Subjek Federal" Federasi Rusia. Siberia, misalnya, memiliki dua distrik federal yang besar.

Uni Soviet berakhir dengan pembentukan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka. Pada saat pembubaran Uni Soviet, Mikhail Gorbachev adalah presiden Uni Soviet. Dia berada di posisi ini selama lebih dari satu tahun, tetapi dia adalah pemimpin Uni Soviet sejak 11 Maret 1985. Pada tanggal 25 Desember 1991, ia berhenti dari jabatan presiden Uni Soviet. Pada 31 Desember 1991, semua organisasi dan departemen Uni Soviet berhenti bekerja. Pada tanggal itu, bendera Soviet berkibar untuk terakhir kalinya di Kremlin.