Sistem bilangan heksadesimal, sering disingkat menjadi "kalab", adalah sistem bilangan yang terdiri dari 16 simbol (basis 16). Sistem angka standar disebut desimal (basis 10) dan menggunakan sepuluh simbol: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9. Heksadesimal menggunakan angka desimal dan enam simbol tambahan. Tidak ada simbol numerik yang mewakili nilai yang lebih besar dari sembilan, jadi huruf yang diambil dari alfabet Inggris digunakan, khususnya A, B, C, D, E dan F. Heksadesimal A = desimal 10, dan heksadesimal F = desimal 15.

Manusia kebanyakan menggunakan sistem desimal. Ini mungkin karena manusia memiliki sepuluh jari di tangan mereka. Namun, komputer hanya memiliki on dan off, yang disebut digit biner (atau singkatnya bit). Angka biner hanyalah serangkaian angka nol dan satu: 11011011, misalnya. Untuk kenyamanan, para insinyur yang bekerja dengan komputer cenderung mengelompokkan bit bersama-sama. Pada masa-masa sebelumnya, seperti tahun 1960-an, mereka akan mengelompokkan 3 bit sekaligus (sama seperti bilangan desimal besar yang dikelompokkan dalam tiga, seperti angka 123.456.789). Tiga bit, masing-masing aktif atau tidak aktif, dapat mewakili delapan angka dari 0 hingga 7: 000 = 0; 001 = 1; 010 = 2; 011 = 3; 100 = 4; 101 = 5; 110 = 6 dan 111 = 7. Ini disebut oktal.

Ketika komputer menjadi lebih besar, akan lebih mudah untuk mengelompokkan bit dengan empat, bukan tiga. Ini menggandakan angka yang akan diwakili oleh simbol; simbol ini dapat memiliki 16 nilai, bukan delapan. Hex = 6 dan Desimal = 10, sehingga disebut heksadesimal. Dalam jargon komputer, empat bit membuat nibble (kadang-kadang dieja nybble). Sebuah nibble adalah satu digit heksadesimal, ditulis menggunakan simbol 0-9 atau A-F. Dua nibble membuat sebuah byte (8 bit). Sebagian besar operasi komputer menggunakan byte, atau kelipatan byte (16 bit, 24, 32, 64, dll.). Heksadesimal mempermudah penulisan bilangan biner yang besar ini.

Untuk menghindari kebingungan dengan sistem penomoran desimal, oktal atau sistem penomoran lainnya, angka heksadesimal kadang-kadang ditulis dengan "h" setelah atau "0x" sebelum angka tersebut. Misalnya, 63h dan 0x63 berarti 63 heksadesimal.