Menteri luar negeri adalah seseorang dalam pemerintahan yang tugasnya bernegosiasi dengan para pemimpin di negara lain. Di beberapa negara, orang ini disebut menteri luar negeri, tetapi di negara lain orang tersebut memiliki gelar lain. Misalnya, di Amerika Serikat, diplomat tertinggi disebut Sekretaris Negara.
Kekuasaan menteri luar negeri bervariasi dalam pemerintahan yang berbeda. Dalam sistem parlementer umum, seorang menteri luar negeri membentuk kebijakan luar negeri. Tetapi bila pemerintah memiliki perdana menteri yang kuat, menteri luar negeri mungkin tidak menentukan kebijakannya sendiri.
Menteri luar negeri juga secara tradisional bertanggung jawab atas banyak tugas diplomatik, seperti menjadi tuan rumah bagi para pemimpin dunia asing. Mereka juga bertanggung jawab untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke negara lain. Menteri luar negeri umumnya adalah orang yang paling sering bepergian dalam kabinet mana pun.
Di Inggris Raya, menteri luar negeri disebut 'Sekretaris Negara untuk Urusan Luar Negeri dan Persemakmuran' (atau disingkat Sekretaris Luar Negeri). Sebelum tahun 1968, Sekretaris Negara untuk Urusan Luar Negeri hanya menangani hubungan dengan negara-negara non-Kemakmuran. Hubungan dengan negara-negara Persemakmuran dan koloni ditangani oleh Sekretaris Negara untuk Urusan Persemakmuran. Jadi, di negara-negara Persemakmuran selain Inggris, menteri yang bertanggung jawab menangani hubungan dengan negara-negara Persemakmuran dan non-Persemakmuran, sebelumnya biasanya ditunjuk sebagai menteri 'Urusan Luar Negeri'.
Di Amerika Serikat, menteri luar negeri disebut 'Sekretaris Negara'. Ia menduduki jabatan kabinet tertua di negara ini. Jabatan ini awalnya memiliki beberapa tugas domestik. Jabatan umum lainnya mungkin termasuk menteri hubungan luar negeri. Di banyak negara Amerika Latin berbahasa Spanyol, menteri luar negeri dalam bahasa sehari-hari disebut canciller (kanselir).