Emma Lazarus

Emma Lazarus (22 Juli 1849 - 19 November 1887) adalah seorang penyair dan penulis naskah Amerika yang berasal dari Yahudi.

Lazarus adalah salah satu dari tujuh anak Musa dan Esther Nathan Lazarus. Keluarga ayahnya berasal dari Portugal. Dia menjadi tertarik pada tradisi Yahudi setelah membaca Daniel Deronda oleh George Eliot. Dia tidak pernah menikah, meskipun dia dianggap sebagai wanita cantik. Emma Lazarus meninggal karena limfoma Hodgkin.

Lazarus menulis banyak puisi lirik. Dia menggunakan bentuk-bentuk klasik seperti sajak kerajaan dan ottava rima (dalam siklus bernama Epochs). Dia sangat pandai menulis soneta. Karyanya yang paling terkenal adalah soneta The New Colossus. Itu ditempatkan di Patung Liberty di New York. Dia juga menerjemahkan ke dalam bahasa Inggris puisi-puisi karya penyair Jerman romantis Henrich Heine. Sebagai seorang jurnalis, ia selalu memprotes segala jenis diskriminasi.

Emma LazarusZoom
Emma Lazarus

Plakat yang kurang ajar dengan teks The New Colossus oleh Emma LazarusZoom
Plakat yang kurang ajar dengan teks The New Colossus oleh Emma Lazarus

Pertanyaan dan Jawaban

T: Siapakah Emma Lazarus?


J: Emma Lazarus adalah seorang penyair dan penulis naskah drama Amerika yang berasal dari Yahudi.

T: Berapa banyak anak yang dimiliki Musa dan Ester Nathan Lazarus?


J: Musa dan Ester Nathan Lazarus memiliki tujuh orang anak.

T: Dari mana asal keluarga ayah Emma Lazarus?


J: Keluarga ayah Emma Lazarus berasal dari Portugal.

T: Apa yang menginspirasi ketertarikan Emma Lazarus pada tradisi Yahudi?


J: Ketertarikan Emma Lazarus terhadap tradisi Yahudi terinspirasi dari membaca Daniel Deronda karya George Eliot.

T: Bagaimana Emma Lazarus meninggal?


J: Emma Lazarus meninggal karena limfoma Hodgkin.

T: Apa karya Emma Lazarus yang paling terkenal?


J: Karya Emma Lazarus yang paling terkenal adalah soneta The New Colossus, yang ditempatkan di Patung Liberty di New York.

T: Apa yang diprotes oleh Emma Lazarus sebagai seorang jurnalis?


J: Sebagai seorang jurnalis, Emma Lazarus selalu memprotes segala bentuk diskriminasi.

AlegsaOnline.com - 2020 / 2023 - License CC3