Cleisthenes adalah seorang bangsawan Athena dari keluarga Alcmaeonid. Dia mereformasi konstitusi Athena, dan menetapkannya pada pijakan yang demokratis pada tahun 508/7 SM. Untuk pencapaian ini, sejarawan menyebutnya sebagai "bapak demokrasi Athena". Dia juga meningkatkan kekuatan Majelis, dan dia memecah kekuasaan bangsawan Athena.

Dengan bantuan dari klannya, dia menggulingkan Hippias sang tiran (penguasa diktator). Setelah runtuhnya tirani Hippias, Isagoras dan Cleisthenes bersaing untuk mendapatkan kekuasaan. Isagoras menang dengan memohon kepada raja Sparta Cleomenes I untuk membantunya mengusir Cleisthenes.

Jadi Cleisthenes meninggalkan Athena sebagai orang buangan, dan Isagoras memegang kekuasaan di kota. Isagoras mencabut ratusan orang dari rumah mereka dengan dalih bahwa mereka dikutuk, dan berusaha membubarkan Dewan (βουλή, boulé). Namun, Dewan menolak, dan rakyat Athena menyatakan dukungan mereka terhadapnya. Oleh karena itu, Isagoras dan para pendukungnya terpaksa melarikan diri ke Akropolis, dan tetap terkepung di sana selama dua hari. Pada hari ketiga, mereka melarikan diri dan dibuang. Cleisthenes kemudian dipanggil kembali, bersama dengan ratusan orang buangan, dan dia mengambil alih kepemimpinan Athena.